INVESTASI : Foxconn Pilih Jakarta, Jogja Gigit Jari

08 Februari 2014 05:31 WIB Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Daerah Istimewa Yogyakarta kalah bersaing dengan Daerah Khusus Ibukota Jakarta untuk menggaet investasi Foxconn, perusahaan teknologi informasi dari Taiwan.

Meski Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X pernah diundang ke kantor pusat Foxconn di Taiwan dan China, perusahaan itu lebih memilih DKI untuk lokasi pabriknya di Indonesia.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan DIY dan Kepala Badan Kerja Sama Penanaman modal DIY Dominicus Supratikto mengetahui batalnya Foxconn berinvestasi. Petang kemarin, ia kebetulan membaca berita itu di portal online.

"Namanya juga pengusaha kan sakarepe dewe," ujar dia saat dihubungi Harian Jogja petang kemarin.
Berkunjung ke Foxconn di China dan Taiwan pada 19-23 Januari lalu memenuhi undangan Terry Gou Presiden Foxconn, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mendapatkan sejumlah pertanyaan yang harus sudah dijawabnya ketika pihak Foxconn kunjungan balik pada awal Februari ini.

Pertanyaan itu termasuk jadi tidaknya pembangunan bandara internasional di Kulonprogo. Lalu apakah Pemda DIY akan mengkorfimasi kepastian Foxconn berinvestasi di Jogja setelah muncul berita di media,atau sekadar menanyakan kepastian kunjungan balik itu, Supratikto menanggapinya dingin.
"Tidak. Masak suruh ngemis-ngemis," tutur Supratikto yang ikut memenuhi undangan ke Foxconn itu.

Ia menolak jika Pemda DIY dituding kurang aktif memancing Foxconn. Setiap investor, ujarnya, selalu ditanggapi serius oleh Pemda DIY. Tanah sebagai lokasi pabrik, misalnya, telah dijanjikan meski ia menolak menyebutkan karena belum juga ada kepastian kebutuhan yang diperlukan Foxconn.
"Kurang aktif kayak apa? Sudah mancing tapi kalau ora digondol ya dinikmati aja."