Advertisement
PEMILU 2014 : Panwaslu Bantul Temukan Pamong Desa Terlibat Politik
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Bantul kembali menemukan perangkat desa di daerah ini yang terlibat aktifitas politik jelang Pemilu.
Panwaslu menengarai, pola kampanye Parpol memanfaatkan pamong masih terjadi di Bantul.
Advertisement
Ketua Panwaslu Bantul Supardi mengatakan, Panitia Pengawas Kecamatan kembali menemukan salah seorang Kepala Desa di Kecamatan Bantul menjadi aktivis partai. Panitia Pengawas Tingkat Kecamatan (Panwascam) kini tengah mengklarifikasi temuan itu ke Kepala Desa yang bersangkutan.
Padahal keterlibatan perangkat desa dalam kampanye atau aktivitas politik jelas melanggar UU Pemilu, UU Pemerintahan Daerah serta sejumlah Perda yang mengatur soal perangkat desa.
Sebab, pamong desa tersebut berpotensi menyalahgunakan kewenangannya untuk menggalang dukungan di masyarakat. Atau membuat perangkat desa menjadi tidak netral. "Dilarang UU itu karena berpotensi tidak netral tadi. Itu jelas aturannya," tegasnya Senin (17/2/2014).
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Aryunadi berjanji akan mematuhi aturan hukum bila memang perangkat desa yang terlibat aktivitas politik itu berasal dari partainya. Hanya syaratnya menunggu klarifikasi dari Panwaslu ke PDIP.
"Kami tunggu klarifikasi soal itu dari Panwaslu. Bila memang terbukti kami akan taat hukum. Namun kalau hanya menyebut pamong desa tidak jelas namanya siapa itu kan kami juga bingung," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah Negeri Gunungkidul Bebas Guru Honorer, 700 Diangkat PPPK
- 30.489 Peserta PBI BPJS di Bantul Dinonaktifkan, Ini Penjelasannya
- 54 Ribu Peserta PBI BPJS di Gunungkidul Dinonaktifkan Awal 2026
- Program MBG Buka Peluang Ekonomi, Ribuan UMKM Ikut Terlibat
- Ribuan Guru Honorer Sleman Aktif Mengajar, Belum Ada Kepastian Status
Advertisement
Advertisement




