DAMPAK LETUSAN KELUD : Dua Orang Tewas di DIY, Ribuan Sakit

JIBI/Solopos/Agoes RudiantoPelajar menggunakan masker dan payung saat berangkat sekolah di Jl. Adisucipto, Solo, Jumat (14 - 2). Mereka terpaksa pulang lagi ke rumah karena sekolah diliburkan pasca hujan abu yang mengguyur Kota Solo sebagai dampak erupsi Gunung Kelud di Kediri.
21 Februari 2014 09:57 WIB Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Dua orang warga di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meninggal dunia sebagai dampak tidak langsung dari hujan abu vulkanik letusan Gunung Kelud di Jawa Timur pada Kamis (13/2/2014) lalu. Selain itu, ribuan orang menderita sakit.

Kepala Dinas Kesehatan DIY Arida Oetami melaporkan jumlah penderia infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) di seluruh kota/kabupaten di DIY hingga pukul 15.00 WIB kemarin tercatat 1.315 orang, 165 orang terkena iritasi mata, radang tenggorokan 115 orang, dan kecelakaan akibat abu sebanyak 44 orang.

“Dua di antaranya meninggal dunia,” ungkapnya, usai menggelar rapat bersama unsur Pemerintah Kota/Kabupaten di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah DIY, Kamis(20/2/2014).

Satu karena kecelakaan lalu lintas di Jalan Wates, dan satu orang lainnya karena terjatuh ketika membersihkan abu dengan memanjat atap.

Dalapm rapat itu, status tanggap darurat DIY dinyatakan berakhir, meski abu vulkanik Gunung Kelud belum bersih total dan korban gangguan kesehatan meningkat.