Advertisement
Gembira Loka Cari Pakan Alternatif untuk Penguin
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Kebun Binatang Gembira Loka Jogja (KRKB GL Jogja) atau GL Zoo sedang mengusahakan mencari jenis ikan lokal yang tepat sebagai pengganti pakan penguin yang baru tiba.
"Selama ini, makanan masih dibantu dari pihak Singapore Zoo, sampai kami menemukan pakan alternatif. Sejauh ini, kami baru mencarinya di pantai Sadeng," kata Josep Kurniawan, Manajer Marketing dan Pengembangan Gembira Loka, Senin (12/5/2014).
Advertisement
Pakan asli penguin tersebut adalah ikan mackerel, smelt, yang diimpor dari Amerika. Dalam sehari, pihak Gembira Loka menghabiskan tujuh kilogram pakan, untuk tiga kali makan penguin.
Ia menambahkan, segala pengondisian juga telah sesuai dengan ketentuan dari pendampingan zoo keeper dari Singapore Zoo yang hingga Karena minggu masih berada di Jogja.
Ada dua zoo keeper Gembira Loka yang sempat menempuh pendidikan selama kurang lebih satu tahun dan dididik langsung oleh zoo keeper pendamping dari Singapore Zoo.
Ketentuan perawatan bagi penguin tersebut cukup terbilang unik, karena penguin merupakan hewan yang memiliki daya ingat yang kuat.
"Keeper-nya saja mengatakan, saat ia akan memberi makan, penguin sudah hafal dan berbaris di dekatnya. Dan karena penguin hafal dengan aroma keringat, keeper kami yang bernama Sri Rahayu, atau mba Ayuk, tidak lagi pakai parfum supaya aroma keringatnya bisa dikenali," tambah Josep.
Dalam menyambut kedatangan keluarga baru ini, telah disiapkan seribu buah boneka berbentuk penguin kecil, yang dijual pada pengunjung. Jackas Penguin saat ini menjadi koleksi terbaru. Dalam waktu dekat juga akan didatangkan jerapah dari Afrika.
Habib farastri, pengunjung KRKB GL mengaku mendapatkan edukasi dari kehadiran burung yang ternyata tak hanya tinggal di wilayah dingin seperti di kutub, melainkan di iklim sub tropis, seperti Indonesia.
"Senang bisa lihat penguin. Tadinya belum pernah lihat, penguinnya lucu," tutur Habib Farastri, siswi Taman Kanak-kanak Kurung Ceper, Klaten, yang pagi itu sedang mengikuti kunjungan sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Indonesia Terapkan B50 Mulai Juli, Kurangi Subsidi dan Impor Solar
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
- Sempat Viral Putus Sekolah Rawat Orang Tua, Fendi Kembali ke Kelas
- Jadwal KRL Jogja-Solo Terbaru Selasa 31 Maret 2026, Cek di Sini
- Diduga Lalai Saat Memasak, Rumah di Argorejo Ludes Terbakar
Advertisement
Advertisement



