Advertisement
Kodim dan MUI Gunungkidul Ajak Warga Waspada ISIS, Ini Alasannya
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Komandan Kodim 0730 Gunungkidul, Lekol Arh Herman Toni mengungkapkan antisipasi harus dilakukan untuk mencegah gerakan Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) berkembang khususnya di Gunungkidul.
Menurut dia, secara gerakan, kelompok ini menargetkan pemerintahan yang sah di suatu Negara untuk digulingkan, kemudian diganti dengan paham yang dianut.
Advertisement
“Gerakannya sampai saat ini belum kelihatan. Meski demikian, ini harus diantisipasi sejak awal,” ungkapnya, Kamis (14/8/2014).
Secara organisasi, kelompok ini memang berbasis di Irak dan Suriah. Namun, secara ajaran dan pemahaman, kelompok ini telah menyebar ke seluruh penjuru dunia tidak terkecuali di Indonesia.
“Saat ini yang paling terlihat mereka sudah memasuki wilayah Lebanon. Sasaran yang dibidik tidak lain adalah negara-negara dengan sistem pemerintahan yang belum begitu kuat,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia Gunungkidul, Sukamto menegaskan bila gerakan ISIS melenceng dari ajaran agama Islam. Pasalnya, gerakan ini didasarkan pada pemaksaan kehendak dan kalangan penentang akan ditaklukan untuk menuruti apa yang mereka inginkan.
“Islam mendambakan kehidupan yang aman, tenteram dan damai, saling menghargai dan menghormati. Tapi apa yang diajarkan gerakan ini? Mereka menyebarkan apa yang mereka anut dengan kekerasan,” katanya.
Sukamto berpendapat, ajaran yang disebarkan penuh dengan paksaan dan cenderung memaksa. Gerakan ini tidak padang bulu, karena semua yang tidak sepaham akan dilawan untuk ditaklukan.
“Mereka menghalalkan berbagai cara demi mencapai maksud dan tujuannya. Bahkan, gerakan ini cenderung menodai Islam,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
- Sempat Viral Putus Sekolah Rawat Orang Tua, Fendi Kembali ke Kelas
- Jadwal KRL Jogja-Solo Terbaru Selasa 31 Maret 2026, Cek di Sini
- Gangguan Teknis, KA Tambahan Jogja-Pasar Senen Mogok di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement




