INVESTASI DI KULONPROGO : PT Kastindo Siap Tanamkan Triliunan Rupiah Untuk Kawasan Industri

19 Januari 2015 18:20 WIB Kulonprogo Share :

Investasi di Kulonprogo mulai terlihat nyata. Dari sekian investor, PT Kastindo berencana menanamkan uang hingga triliunan rupiah untuk berbagai macam usaha.

Harianjogja.com, KULONPROGO - Para investor mulai saling memaparkan rencana pengembangan kawasan industri Sentolo. Salah satunya PT Kastindo yang siap tanamankan investasi mencapai triliunan rupiah di Sentolo, Nanggulan dan Temon.

Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Kulonprogo Agung Kurniawan mengungkapkan, perusahaan tersebut merupakan salah satu dari sembilan perusahaan yang akan menindaklanjuti rencana investasi di kabupaten ini.

"Ada sembilan perusahaan yang kemarin mengikuti talkshow, lalu berencana untuk menindaklanjuti investasinya," ujar Agung saat dihubungi Harianjogja.com, Minggu (18/1/2015).

Agung memaparkan delapan calon investor itu bergerak di berbagai macam usaha. Di antaranya perhotelan, industri konveksi, industri pengolahan limbah, industri herbal, hingga industri pariwisata. Sementara, pada hari Sabtu (17/1/2015) lalu, PT Kastindo mulai mendatangi Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo untuk menindaklanjuti rencana investasi di tiga kawasan peruntukan industri.

"Mereka sudah memaparkan apa saja yang akan dikembangkan. Sesungguhnya ada tiga perusahaan dan dua diantaranya satu grup pembiayaan. Kami sudah buatkan surat tertulis semacam surat dukungan, nanti tinggal mengurus proses selanjutnya," jelas Agung.

Sementara itu, Hasto memaparkan, perusahaan itu sudah menyampaikan surat pernyataan resmi untuk segera menginvestasikan dananya. Dana yang akan diinvestasikan untuk pembangunan kawasan industri mencapai Rp1,1 triliun. Dia mngungkapkan, hal itu merupakan kemajuan yang luar biasa. Pasalnya, selama ini belum ada investor yang datang untuk menanamkan investasi dengan nilai yang cukup besar untuk sebuah proyek besar.

“Hal ini suatu laporan kemajuan dan perkembangan investasi di Kulonprogo yang akan dilaksanakan di tahun 2015,” imbuh Hasto.