TENAGA KERJA INDONESIA : Mayoritas TKI Masih Menyasar Asia

CAP PALSU PASPOR TKIKasie Unit B Kantor Imigrasi Khusus Batam Irwanto Suhaili menunjukkan puluhan paspor milik Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang disita karena dibubuhi stempel imigrasi palsu di Batam, Senin (3/3). Sebanyak 44 paspor distempel oleh agen TKI dengan cap imigrasi beberapa pintu masuk Indonesia di Malaysia sehingga pemegang paspor seolah-oleh telah kembali ke Indonesia padahal bekerja selama bertahun-tahun di Malaysia. ANTARA FOTO - Joko Sulistyo
21 Maret 2015 16:21 WIB Kulonprogo Share :

Tenaga Kerja Indonesia yang dikirim dari Kulonprogo dan menyasar berbagai negara di Asia terus meningkat.

Harianjogja.com, KULONPROGO - Pada tahun 2013 jumlah penempatan tenaga kerja keluar negeri hanya mencapai 119 orang. Sementara pada tahun 2014 tercatat mencapai tenaga kerja yang ditempatkan keluar negeri meningkat mencapai 130 orang.

"Tahun 2014 jumlah tenaga kerja yang ditempatkan di luar negeri di sektor formal, yakni mencapai 130 orang. Rata-rata mereka ke Malaysia, Taiwan, Singapura, Korea Selatan dan Jepang," ujar Kabid Tenaga Kerja Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kulonprogo Heri Darmawan saat ditemui di kantornya, Kamis (19/3/2015).

Heri mengungkapkan, pada tahun ini peminat tenaga kerja ke luar negeri cukup tinggi. Terutama pada bulan Januari lalu, ada 29 tenaga kerja sektor formal yang ditempatkan ke sejumlah negara di Asia. Dia memaparkan, sebagian besar tenaga kerja yang berangkat masih didominasi oleh perempuan.

"Januari lalu ada 20 orang perempuan yang berangkat. Februari juga, laki-laki hanya satu orang yang berangkat, sedangkan perempuan ada empat orang yang berangkat. Total tahun 2015 baru 34 orang tenaga kerja yang diberangkatkan," jelas Heri.