Advertisement
PANTAI SADRANAN LONGSOR : Retakan Tebing Pantai Sadranan Terlihat Sejak Tiga Tahun Lalu
Advertisement
Pantai Sadranan longsor diduga telah ada tanda-tanda sejak tiga tahun lalu
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Peristiwa nahas yang terjadi di Pantai Sadranan Tepus Gunungkidul, Rabu (17/6/2015) ternyata sudah ada tanda-tanda sejak lama. Pasalnya sebelum kejadian, kondisi di sekitar tebing sudah ada retakan baik itu di bawah atau di atas tebing.
Advertisement
Salah seorang nelayan setempat, Rujimanto mengakui sudah melihat retakan tersebut sejak tiga tahun lalu. Ia melihat retakan itu tanpa sengaja, saat memancing dari atas bukit tersebut.
“Saat itu retakannya baru satu centimeter. Tapi selanjutnya saya tidak tahu lagi, karena saya juga tidak melakukan pengamatan,” kata Rujimanto, ditemui di sekitar lokasi bekas longsor, Jumat (19/6/2015).
Dia mengakui, selain retakan di atas, dia juga melihat retakan di sisi bawah. Hanya saja retakan tersebut, tidak selebar yang ada di sisi atas, karena saat itu masih berupa goresan.
“Saya tidak mengira kalau tebing akan ambrol. Saat melihat pertama kali saya kira itu hanya hal biasa sehingga tidak melaporkannya ke pihak yang berwenang,” ujar Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Gunungkidul itu.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunungkidul Saryanto menegaskan, akan memasang papan larangan di sekitar tebing-tebing di sekitar pantai di Gunungkidul. Harapannya, papan-papan tersebut bisa terpasang sebelum musim libur lebaran.
“Kami akan pasang. Harapannya pengunjung bisa menaaati imbauan tersebut dan lebih berhati-hati,” kata Saryanto, kemarin.
Dia menambahkan, rawan longsor seperti di Sadranan, juga potensi terjadi di sejumlah pantai di Gunungkidul. Untuk saat ini dia belum bisa mengungkapkan secara pasti, namun kerawanan bisa dilihat di Pantai Kukup, Baron, Siung, dan Wediombo.
“Baru akan diidentifikasi. Untuk lebih memudahkan, kami akan bekerjasama dengan ahli geologi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Kekerasan Verbal Guru
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Bantul Genjot Program RTLH 2026, 110 Rumah Warga Direhabilitasi
- Jaga Warga Kulonprogo Diperkuat Jelang Ramadan dan Ancaman Radikalisme
- Pencurian Kamera Rp145 Juta di Mal Sleman, Ibu dan Anak Dibekuk Polisi
- Anggaran Terbatas, DIY Prioritaskan Perbaikan Jalan Panggang-Wonosari
- Harga Emas Cetak Rekor, Ekonom Ingatkan Ancaman Ketidakpastian Global
Advertisement
Advertisement




