BPPTKG Tegaskan Pendakian Gunung Merapi Belum Aman Dilakukan
BPPTKG belum merekomendasikan pembukaan pendakian Gunung Merapi karena ancaman awan panas, erupsi, dan lontaran material masih tinggi.
Makam raja di Imogiri retak, padahal baru beberapa bulan dibangun
Harianjogja.com, JOGJA – Pagar yang rusak di kompleks makam raja-raja Imogiri sudah mendapatkan perhatian dari Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Sang raja, Sri Sultan Hamengku Buwono X sudah mengutuskan kerabatnya untuk memantau proses perbaikan.
Ditemui di kompleks Kepatihan Rabu (24/2/2016), Sultan menyatakan pihaknya sudah mengetahui kabar tembok areal perluasan makam yang rusak di Imogiri.
Menurutnya kerusakan itu kini sudah mendapatkan perhatian dan ditangani oleh Kawedanan Hageng Punokawan (KHP) Parasraya Budaya.
Parasraya Budaya selama ini menangani pengelolaan aset-aset Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Lembaga yang berada langsung di bawah komando Sultan ini juga mengurusi urusan keamanan di lingkungan Kraton.
Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) yang merupakan adik kandung HB X yang berperan sebagai penghageng di KHP Parasraya Budaya ditunjuk langsung untuk memantau dan memastikan kerusakan tak bertambah parah. Selain itu dia juga bertanggungjawab untuk memantau proses perbaikan yang akan dilakukan.
“Makam wis ono sing ngurusi [makam sudah ada yang ngurusi], langsung Mas Hadi [KGPH Hadiwinoto],” kata Sultan.
Kerusakan di tembok luas makam Imogiri terjadi pada konstruksi tembok baru yang merupakan proyek perluasan makam. Setelah selesai dibangun Desember lalu, tembok itu kini masuk dalam masa perawatan yang masih menjadi tanggungjawab kontraktor yang memenangi tender pengerjaan proyek itu.
Namun belum genap berusia tiga bulan sejak usai, beberapa bagian tembok yang menjadi bagian dari proyek Danais senilai Rp 5,9miliar sudah mulai ambrol. Penyebabnya konstruksi tembok dan tanggul terdesak material tanah urug yang bergeser akibat curah hujan yang tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPPTKG belum merekomendasikan pembukaan pendakian Gunung Merapi karena ancaman awan panas, erupsi, dan lontaran material masih tinggi.
IRGC mengklaim meluncurkan rudal dan drone ke pangkalan militer AS di Yordania dan Kuwait sebagai balasan atas serangan AS.
Jumog River Tubing resmi beroperasi di Karanganyar. Wisatawan bisa menyusuri sungai 800 meter selama 20 menit dengan tiket Rp25.000.
PSIM Jogja mempertahankan 12 pemain lokal usai evaluasi tim sebagai persiapan menghadapi Super League 2026/2027.
Basarnas Makassar menemukan lima korban KM Nurul Salsa dalam kondisi selamat di perairan Selayar. Sebanyak 20 penumpang masih dalam pencarian.
Apple dan Departemen Kehakiman AS mulai membahas penyelesaian gugatan antimonopoli yang diajukan sejak 2024.