MINIMARKET KULONROGO : Akuisisi Toko Modern Jadi Koperasi Menarik Perhatian Pemerintah Pusat

24 Mei 2016 17:20 WIB Rima Sekarani Kulonprogo Share :

Minimarket di Kulonprogo diakuisisi menjadi koperasi

Harianjogja.com, KULONPROGO-Upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Kulonprogo melalui pemberdayaan koperasi kembali mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat.

Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo diusulkan menerima penghargaan satya lencana pembangunan dari Kementerian Pertahanan RI.

Hal itu diungkapkan ketua tim verifikasi dari Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres), Kolonel Chb. Erwan Hartono saat berkunjung ke Kulonprogo, Senin (23/5/2016).

Rombongan diterima oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Kulonprogo, Sri Harmintarti dan sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di Gedung Kaca, Wates.

Erwan mengatakan, salah satu inovasi Kulonprogo di bidang perkoperasian yang mencolok adalah akuisisi toko berjejaring oleh koperasi menjadi toko milik rakyat (Tomira). Meski demikian, tim harus melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk mengecek efektivitas kebijakan tersebut.

“Hasil verifikasi akan dirangkum dan diajukan kepada Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan untuk diputuskan mereka,” ucap Erwan.

Sementara itu, Sri Harmintarti mengatakan, sebelumnya Hasto telah mendapatkan beberapa penghargaan dari berbagai pihak atas kebijakan mengenai pemberdayaan koperasi dan UMKM. Tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga lembaga swadaya masyarakat (LSM) maupun instansi swasta lain.

Soal akuisisi toko berjejaring oleh koperasi, Sri mengatakan hal itu bukan hanya untuk pemberdayaan koperasi melainkan juga bentuk perlindungan pasar tradisional. Saat ini sudah ada tujuh Tomira di Kulonprogo.

Ketujuh Tomira itu sebelumnya adalah toko berjejaring yang jaraknya kurang dari 1.000 meter dari pasar tradisional. “Ternyata itu bisa meningkatkan pemberdayaan koperasi sehingga kasnya surplus,” ungkap Sri.