KELANGKAAN GAS ELPIJI : Langka, Harga Gas 3 kg di Sleman Tembus Rp21.000

Petugas pangkalan di Sleman memindahkan tabung gas elpiji tiga kilogram atau gas melon ke truk pengangkut belum lama ini.(JIBI/Harian Jogja - Bernadheta Dian Saraswati)
03 Oktober 2016 14:20 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Kelangkaan gas elpiji terjadi di Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN- Selama sepekan terakhir, harga gas elpiji isi 3 kg kembali naik. Harga gas bersubsidi tersebut tembus Rp21.000 per tabung.

Menurut Suyadi, salah seorang pemilik pangkalan di Kalasan, penyebab kenaikan harga tersebut karena stok gas elpiji yang dikirim selalu habis. "Ini sudah terjadi beberapa hari lalu," katanya, Senin (3/10/2016).

Dia mengaku, selama seminggu dua kali mendapat pasokan gas dari agen. Setiap kali dipasok sebanyak 40kg. "Barang datang, langsung habis. Jadi sekarang tidak ada stok lagi," ujarnya.

Tidak hanya di Kalasan, di wilayah lainnya kelangkaan gas 3 kg juga terjadi. Di wilayah Depok hingga Ngaglik, Sleman, masyarakat mengaku kesulitan mendapatkan gas isi 3 kg tersebut. "Saya sudah tiga hari kesulitan cari gas 3 kg," keluh Puliyo, warga Ngaglik.