Abu Vulkanik Gunung Merapi Menyebar Sampai ke Wonosobo
Letusan Gunung Merapi pada Sabtu (11/3/2023) menyebabkan sejumlah wilayah terkena hujan abu vulkanik.
Ilustrasi jenazah (google)
Dugaan malapraktik di Bantul, keluarga siap jenazah diautopsi
Harianjogja.com, BANTUL- Terkait dugaan malapraktik yang dialami warga asal Dusun Tulung, Srihardono, Pundong tengah diproses. Puluhan saksi dipanggil untuk pemeriksaan kasus almarhumah Sumarsih dalam kasus yang melibatkan rumah Sakit (RS) Rachma Husada.
Penyidik Polda DIY Komisaris Polisi (Kompol) Bambang Priyana mengatakan, sampai saat ini polisi belum menetapkan tersangka kasus dugaan malapraktik tersebut, lantaran pemeriksaan saksi-saksi masih berlangsung.
“Sampai sekarang sudah puluhan saksi kami periksa dari keluarga korban juga dari pihak rumah sakit,” jelas Bambang Priyana, Selasa (4/10/2016).
Tinggal lima saksi yang masih diperiksa. Setelah itu polisi akan melakukan gelar perkara untuk menentukan nasib perkara ini termasuk menetapkan tersangka. Menurut Bambang tidak ada target khusus dari Polda kapan perkara ini selesai di tingkat penyidikan.
Otoritas RS Rachma Husada sudah berkali-kali membantah terlibat dugaan malapraktik. Rumah sakit swasta itu sebelumnya jutsru menyatakan hendak melaporkan balik keluarga korban lantaran dianggap mencemarkan nama baik rumah sakit.
Yuli Samsidah sebelumnya melaporkan keponakannya Sumarsih yang diduga menjadi korban malapraktik dokter di RS Rahma Husada pada 11 Mei lalu lantaran kematiannya tidak lazim. Ibu dua anak itu dinyatakan meninggal dunia oleh dokter RS Rahma Husada pada 11 Mei lalu. Padahal sekitar sejam sebelumnya, korban mengirim pesan singkat ke Yuli Samsidah agar menjemputnya pulang dari opname di RS lantaran kondisinya yang semula sakit mag sudah membaik dan diperbolehkan pulang oleh dokter.
Yuli Samsidah mengatakan, keponakannya belakangan mendapat asupan obat sakit jantung padahal ia menderita sakit mag. Anehnya lagi kata Yuli Samsidah, pihak RS menolak uang pembayaran biaya opname dan ambulan yang diberikan keluarga korban seusai pasien meninggal.
“Dari mulut dan hidung korban keluar busa. Tubuhnya penuh keringat. Padahal sebelumnya baik-baik saja, bahkan mau sia-siap saya jemput pulang. Dia meminta saya membawakan seragam kerjanya dia, karena setelah keluar dari RS mau langsung kerja,” ungkap Yuli Samsidah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Letusan Gunung Merapi pada Sabtu (11/3/2023) menyebabkan sejumlah wilayah terkena hujan abu vulkanik.
Silmy Karim resmi ditahan KPK. Berdasarkan LHKPN 2025, Wamen Imipas itu memiliki kekayaan bersih Rp234,60 miliar yang didominasi aset properti.
Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil tersingkir di Indonesia Open 2026 usai kalah 14-21, 21-17, 18-21 dari unggulan pertama Feng Yanzhe/Huang Dongping.
WhatsApp menghentikan dukungan di sejumlah HP lawas mulai 2026. Cek daftar perangkat iPhone dan Android yang tidak lagi bisa digunakan.
Mobil tidak bisa distarter? Kenali penyebabnya mulai dari aki soak, dinamo starter rusak, hingga masalah bahan bakar serta cara mengatasinya.
Fitur Fake Call Detection Google aktif di Android 12+, membantu mendeteksi penipu yang meniru suara kontak menggunakan teknologi AI dan RCS.