EKTP GUNUNGKIDUL : Internet dan Listrik Hambat Pelayanan di Pelosok

11 Oktober 2016 23:20 WIB Bhekti Suryani Gunungkidul Share :

EKTP Gunungkidul belum dapat memenuhi target karena terhambat masalah infrastruktur.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Layanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik (e-KTP) di daerah pedalaman Gunungkidul terkendala listrik dan internet. Pemerintah diminta lebih peduli terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Gangguan layanan internet dan listrik dalam pembuatan e-KTP diungkapkan Camat Girisubo Jaka Wardaya. Sinyal internet untuk pengiriman data secara online dari kecamatan ke kabupaten kerap terganggu.

“Ditambah lagi tower pengantar pengiriman data dari kecamatan ke Disdukcapil sempat tersambar petir. Tower enggak terganggu saja sinyal masalah,” ungkap Jaka Wardaya, Selasa (11/10/2016).

Tidak hanya sinyal internet, pasokan listrik juga kerap bermasalah di Girisubo. Tidak jarang listrik mengalami byar pet saat rekam data KTP berlangsung. Jaka berharap, kondisi seperti ini segera diatasi oleh peihak terakit seperti Pemerintah Daerah.

(Baca Juga :http://www.harianjogja.com/baca/2016/10/03/ektp-gunungkidul-capaian-realisasi-97-pemkab-yakin-berhasil-757791"> EKTP GUNUNGKIDUL : Capaian Realisasi 97%, Pemkab Yakin Berhasil)

“Harapannya jangan sampai layanan ke masyarakat ini terganggu,” paparnya lagi.

Camat Semin Huntoro Purbo Wargono juga mengeluhkan buruknya sinyal internet dalam proses pembuatan e-KTP di wilayahnya. Kondisi tersebut menurutnya sudah umum dialami daerah-daerah yang berada di pedalaman Gunungkidul.

“Di tempat kami ini, sinyal internet bergantung dengan jaringan [internet] di Kecamatan Nglipar. Kalau di sana gangguan, ya sudah di sini juga gangguan,” imbuh Huntoro.

Tidak hanya lemot, sinyal internet kadang-kadang mati tiba-tiba alias off line. Di Kantor Kecamatan Semin, dalam sehari rata-rata melayani 80-an warga yang mengurus KTP elektronik. Dirinya tidak dapat memastikan apakah dalam satu hari, layanan e-KTP untuk tiap warga dapat selesai sepenuhnya lantaran fasilitas internet yang kerap menjadi persoalan.

“Saya enggak tahu apakah sehari itu cuma selesai perekaman, atau pendaftaran saja yang tahu operator e-KTP,” lanjutnya lagi.