18 Gerai KDMP Gunungkidul Lolos Verifikasi, 12 Lainnya Ditarget Rampung November
Sebanyak 18 dari 30 gerai KDMP di Gunungkidul telah selesai diverifikasi. Seluruh gerai belum beroperasi dan 12 lainnya ditargetkan diperiksa awal November.
Ilustrasi Rancangan APBD (JIBI/Solopos/Dok.)
Pemkab Gunungkidul, pemangkasan anggaran dari pusat memberikan pengaruh
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Plafon anggaran milik Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berkurang sekitar Rp227,7 miliar. penurunan anggaran tersebut terlihat dalam Nota Pengantar Rancangan Kebijakan Umum dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan APBD Perubahan 2016 yang disampaikan bupati dalam rapat paripurna DPRD pada Senin (10/10/2016) malam.
Bupati Gunungkidul Badingah menambahkan untuk mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai dengan plafon dalam anggaran perubahan telah dilakukan berbagai upaya mulai dari intensifikasi dan ekstensifikasi PAD, pengkajian potensi penerimaan daerah dan penyusunan regulasi sebagai dasar pelaksanaan dalam peraturan perundang-undangan yang baru. Selain itu, langkah yang lain juga dilakukan dengan jalan peningakatan pelayanan perizinan dengan perbaikan prosedur serta percepatan dalam proses pelayanan hingga adanya peningakatan pengawasan dan pengendalian pemungutan pajak dan retribusi daerah melalui pengawasan melekat, rotasi petugas pungut dan juga penertiban administrasi.
“Mudah-mudahan dengan berbagai upaya ini maka target yang telah dicanangkan bisa terpenuhi dengan baik,” katanya.
Terpisah, Ketua DPRD Gunungkidul Suharno mengatakan, pasca-diserahkannya nota pengantar KUA-PPAS Perubahan 2016, pihaknya langsung melakukan pendalaman terhadap draf yang telah diberikan. Salah satunya dengan melakukan pembahasan draf yang ada melalui rapat badan anggaran DPRD yang terlaksana pada selasa kemarin.
“Langsung kita tindaklanjuti karena waktu yang semakin mepet sehingga pembahasan APBD Perubahan harus segera dilakukan,” kata Suharno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 18 dari 30 gerai KDMP di Gunungkidul telah selesai diverifikasi. Seluruh gerai belum beroperasi dan 12 lainnya ditargetkan diperiksa awal November.
Ombudsman RI mengingatkan instansi pemerintah mencegah maladministrasi sejak dini agar tidak berkembang menjadi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
KPK memeriksa sejumlah saksi dari pihak swasta untuk mendalami dugaan aliran uang kepada oknum di BNPB dalam kasus korupsi dana siap pakai.
Pemkot Jogja menyiapkan Rp1 miliar pada 2027 untuk mengembangkan integrated farming di Bener sebagai pusat edukasi dan produksi pangan.
Apple mengakui laporan layar bagian dalam iPhone Duo retak di sekitar engsel. Pengguna terdampak dapat mengajukan penggantian melalui AppleCare.
Konsumsi minuman manis berlebihan dapat meningkatkan risiko fatty liver. Dokter menjelaskan penyebab, gejala, risiko, dan cara mencegahnya.