SEKOLAH DI JOGJA : AHM Resmikan SMKN 1 Seyegan Jadi Tempat Uji Kompetensi

Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin, Kepala Bidang Dikmenti DIY Triana Purnamawati, Kasi Penyelarasan Kejuruan Kemdikbud Saryadi Guyatno dan Region Head Astra Motor Jogja Darmawan Tjondrodihardjo sedang menyaksikan praktek perbengkelan oleh siswa SMK Negeri 1 Seyegan, Sabtu (15/10/2016). (Abdul Hamid Razak/JIBI - Harian Jogja)
17 Oktober 2016 16:56 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Sekolah di Jogja, SMKN 1 Seyegan diresmikan menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK)

Harianjogja.com, SLEMAN- PT Astra Honda Motor (AHM) bersama main dealer Astra Motor Jogja kembali meresmikan dua SMK Tempat Uji Kompetensi (TUK) di Seyegan, Sleman, Sabtu (15/10/2016).

Keberadaan SMK TUK Honda tersebut merupakan bentuk penguatan Program Pendidikan Satu Hati yang diimplementasikan melalui Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Honda.

Peresmian ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun, Kepala Bidang Dikmenti DIY Triana Purnamawati, Kasi Penyelarasan Kejuruan Kemdikbud Saryadi Guyatno, Ketua Program Pendidikan Satu Hati AHM Ahmad Muhibbuddin?, dan Region Head Astra Motor Jogja Darmawan Tjondrodihardjo.

Menurut Muhibbuddin, SMKN 1 Seyegan Sleman merupakan salah satu SMK yang diresmikan sebagai SMK TUK Honda. SMK lain yang kali ini diresmikan adalah SMK Ma'arif 1 Nahdatul Ulama (NU) Bobotsari, Purbalingga.

Kedua SMK TUK tersebut sudah mengimplementasikan Kurikulum TSM Honda sejak 2014 lalu.

"Pengangkatan SMK TUK ini, merupakan salah satu bentuk peningkatan kualitas terhadap program SMK TSM Honda," kata Muhib.

Dengan demikian, para lulusan SMK TUK bisa memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

"Saat ini total SMK TUK yang kami miliki sudah mencapai 35 TUK. Kami akan terus mendorong SMK binaan Honda lain agar bisa segera menyusul 35 SMK TUK pendahulunya" tambah Muhib yang juga merupakan Deputy Head of Corporate Communication AHM.

Untuk menjadi SMK TUK, setiap SMK binaan harus mengikuti standarisasi yang sudah ditentukan oleh AHM. Mulai dari ruang praktek, kelengkapan sarana laboraturium, unit sepeda motor yang bervariasi serta tools dan equipment yang lengkap sesuai dengan yang disyaratkan oleh AHM. Selain itu, keberadaan tenaga pengajar atau guru juga harus dipenuhi oleh para SMK calon TUK.

Dalam kesempatan yang sama, AHM bersama Astra Motor Jogja juga melakukan penandatanganan MoU implementasi KTSM Honda dengan tiga SMK di DIY. Meliputi SMK Negeri 1 Gedangsari Gunungkidul, SMK Muhammadiyah 1 Temon Kulonprogo, dan SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro Bantul.

"Untuk memudahkan implementasi KTSM Honda, kami memberikan bantuan satu unit sepeda motor, special tools, dan materi ajar," kata Region Head Astra Motor Jogja Darmawan Tjondrodihardjo.