Advertisement
Sebuah Desa di Perbatasan Gunungkidul Belum Terakses Layanan Perbankan
Advertisement
OJK menargetkan tahun 2013 DIY melek keuangan
Harianjogja.com, JOGJA-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY menargetkan pada 2023 nanti seluruh warga di DIY melek keuangan. Saat ini OJK bersama para pemangku kepentingan di bidang keuangan akan terus meningkatkan literasi pada masyarakat, mengingat masih ada ribuan warga yang sama sekali belum tersentuh layanan keuangan.
Advertisement
Kepala OJK DIY Fauzi Nugroho mengatakan, saat ini saja ada 4.000 warga di Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul yang belum mendapatkan akses bank. Rentenir banyak berkeliaran di sana karena mereka belum memiliki rekening untuk mampu mengakses kredit di bank.
“Pengurus RT akan kami latih jadi penyuluh keuangan,” kata Fauzi, belum lama ini.
Satu RT akan ada dua sampai tiga agen. Berbekal pengetahuan keuangan dari OJK, mereka menjadi agen penyuluh keuangan yang menginformasikan seputar lembaga keuangan bagi warga di sekitarnya.
Harapannya semakin lama, di daerah tersebut tumbuh keinginan warga untuk membuka rekening bank dan mengakses layanan-layanan keuangan yang ditawarkan.
Selain itu, OJK juga akan membentuk agen Layanan Keuangan tanpa Kantor dalam rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) untuk meningkatkan angka literasi keuangan. Dengan Laku Pandai, masyarakat bisa semakin mengenal lembaga keuangan, minimal mereka bisa menyisihkan pendapatannya untuk ditabung.
Fauzi mengatakan, akses menuju Desa Mertelu memang masih susah karena daerah di perbatasan DIY dan Klaten, Jawa Tengah ini banyak yang belum diaspal.
Ia pun berharap agar pemerintah memberikan perhatian dengan meningkatkan kualitas jalan di Desa Mertelu sehingga desa terpencil ini tetap dapat terakses dengan baik dan mudah. Jika akses jalan mudah, tidak menutup kemungkinan roda perekonomian di daerah ini akan lebih mudah berputar.
Sebelumnya, Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY, Bambang Setiyawan juga menilai literasi keuangan sangat diperlukan di Kecamatan Gedangsari. Ia berharap dengan literasi keuangan, masyarakat setempat semakin mengenal tentang lembaga keuangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Terminal Giwangan Diserbu Pemudik, Bus Gratis Jadi Favorit
- Jadwal Lengkap KA Bandara YIA Jumat 27 Maret 2026 dari Tugu ke Bandara
- Jadwal Lengkap Bus DAMRI Sleman ke YIA Rute Jam dan Tarif, Maret 2026
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Pagi hingga Sore Jumat 27 Maret 2026
- Ini Jam Lengkap Prameks Kutoarjo-Jogja Jumat 27 Maret 2026
Advertisement
Advertisement




