Advertisement
KECELAKAAN GUNUNGKIDUL : Atap Gedung Setda Ambrol Menimpa Seorang Pekerja
Advertisement
Kecelakaan kerja terjadi di Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Kecelakaan kerja terjadi dalam proses revonasi gedung Sekretariat Daerah Gunungkidul, Senin (17/10/2016) sekitar pukul 14.30 WIB. Akibat peristiwa ini, salah seorang pekerja terpaksa dilarikan ke RSUD Wonosari untuk menjalani perawatan.
Advertisement
Informasi yang dihimpun Harianjogja.com peristiwa nahas itu terjadi saat sejumlah pekerja akan menurunkan rangka atap bangunan di teras Gedung Setda. Dalam proses itu, seorang pekerja naik untuk menurunkan atap rangka, sementara beberapa pekerja di bawah untuk menahan agar rangka yang diturunkan tidak langsung jatuh.
Hanya saja, proses ini tak berjalan dengan lancar karena pekerja yang ada di bawah tidak kuat menahan beban sehingga rangka atap langsung jatuh beserta seorang pekerja yang berada di atas.
“Saya tadi melihat, kejadian itu, di mana beberapa pekerja yang menahan rangka ikut terseret karena tidak kuat menahan beban,” kata salah seorang Pegawai Pemkab Gunungkidul Sofyan Dwi Arianto kepada wartawan.
Menurut dia, akibat peristiwa itu, salah seorang pekerja mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari. Hal itu terjadi karena kebetulan saat kejadian pekerja tersebut berada di atas dan jatuh bersamaan dengan atap yang akan diturunkan.
“Kejadiannya sekitar pukul 14.30 WIB. Rangka atap jatuh menimpa tiang-tiang penyangga yang kebetulan juga sebagai alat untuk naik para pekerja,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Wartana, Pegawai di lingkup pemkab lainnya. Menurut dia, dalam kejadian tersebut ada tiga pekerja yang mengalami luka-luka. Namun demikian, dua di antaranya tidak mengalami luka yang serius karena hanya mengalami lecet-lecet.
Sedang satu pekerja lain terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena jatuh bersamaan dengan rangka atap tersebut. “Saya tadi yang membawa pekerja itu ke rumah sakit. Sedang untuk dua pekerja lainnya tidak ada masalah karena lukannya tidak serius,” katanya.
Dia menjelaskan, proses perawatan di rumah sakit dilakukan untuk menghindarkan hal-hal yang dilakukan. Sebab setelah kejadian, pekerja yang jatuh itu mengeluhkan rasa sakit di bagian punggung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Lonjakan Wisata Lebaran di Jateng Tembus Jutaan, Wonosobo Ikut Naik
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Digugat ke PTUN, Pemkab Bantul Sebut Pemecatan Dukuh Seloharjo Sah
- Sultan HB X Tekankan Pentingnya Mawas Diri dalam Pengambilan Keputusan
- WFH ASN Bantul Dibatasi, Tidak Semua OPD Bisa Terapkan
- Empat Nama Berebut Kursi Ketua PKB Kulonprogo lewat UKK
- Ambil Gamelan, Dukuh Seloharjo Bantul Dipecat, Kini Gugat ke PTUN
Advertisement
Advertisement



