HARGA KEBUTUHAN POKOK : Curah Hujan Tinggi, Cabai Masih Meroket

Suasana jual beli di Pasar Argosari, Kamis (26/10/2016). Sejak satu minggu lalu harga cabai terus mengalami kenaikan. (David Kurniawan/JIBI - Harian Jogja)
29 Oktober 2016 05:20 WIB Kusnul Isti Qomah Jogja Share :

Harga kebutuhan pokok untuk cabai masih tinggi.

Harianjogja.com, JOGJA -- Banyaknya curah hujan membuat harga sejumlah bahan pangan masih tetap tinggi seperti harga cabai.

Salah satu pedagang di Pasar Demangan, Jogja, Tri mengatakan, musim hujan membuat banyak tanaman cabai yang mati sehingga pasokan ke pasar berkurang. Harga cabai pun masih tinggi.

"Harga cabai merah masih Rp45.000 per kg," kata dia di Demangan, Jogja, Jumat (28/10/2016).

Ia mengaku, tidak bisa berbuat apa-apa karena merupakan faktor alam. Harga dari pemasok sudah tinggi. Ia menyebutkan, cabai merupakan kebutuhan masyarakat sehingga setinggi apapun harga, para pelanggan akan tetap mencari. Ia berharap, pasokan akan tetap lancar.

Sementara itu,  Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY  Yuna Pancawati mengatakan, harga rata-rata cabai merah baik keriting maupun besar mengalami kenaikan. Harga rata-rata cabai merah keriting naik Rp667 per kg atau 1,34% dari Rp49.000 menjadi Rp49.667 per kg.

"Cabai merah besar naik Rp2.000 per kg atau 3,82 persen dari Rp50.333 per kg menjadi Rp52.333 per kg," kata dia.

Adapun harga cabai rawit hijau masih bertahan di angka Rp30.000 per kg dan cabai rawit merah masih di kisaran harga Rp44.000 per kg. Sebaliknya, beberapa bahan pangan mengalami penurunan harga seperti daging ayam broiler dan terlur ayam broiler.

Harga rata-rata daging ayam broiler turun Rp333 per kg atau 1,11% dari Rp30.333 per kg menjadi Rp30.000. Sementara itu, harga telur ayam broiler turun Rp333 per kg atau 1,94% dari Rp17.500 menjadi Rp17.167 per kg.