WISATA BANTUL : Dewan Berikan Tantangan, Ini Tanggapan PDAM

Suasana di Pantai Parangtritis yang mulai ramai dikunjungi oleh ribuan pengunjung sejak Kamis, (7/7/2016). (Yudho Priambodo/JIBI - Harian Jogja)
24 November 2016 07:20 WIB Arief Junianto Bantul Share :

Wisata Bantul untuk retribusi akan dinaikan.

Harianjogja.com, BANTUL -- Wacana kenaikan tarif retribusi objek wisata kian serius didorong oleh pihak legislatif. Komisi B DPRD Bantul bahkan siap menantang kesiapan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) terkait dengan produksi air mineral berlabel Tirtadharma.

(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/05/20/pdam-bantul-akan-luncurkan-usaha-air-minum-dalam-kemasan-ini-pasar-yang-disasar-721199">PDAM BANTUL : Akan Luncurkan Usaha Air Minum Dalam Kemasan, Ini Pasar yang Disasar)

Terkait hal itu, Direktur PDAM Bantul Yudi Indarto saat ditemui di kantornya, menyambut positif. Jika memang wacana itu benar-benar direalisasikan, ia mengaku sudah siap menambah kapasitas produksi air mineral tersebut.

Sejak diluncurkan secara resmi pertengahan 2016 lalu, pihaknya kini belum menggenjot angka produksi. Tercatat, setiap bulannya, produksi air mineral itu baru menyentuh angka 400 buah untuk air mineral kemasan galon dan 400 dus untuk air mineral kemasan 330 mililiter.

“Karena masih penjajakan segmen, kami belum tetapkan target produksi dan distribusi. Baru tahun depan kami akan tetapkan itu,” katanya.

(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/11/23/wisata-bantul-retribusi-naik-komisi-b-tantang-pdam-ini-hubungannya-771316">WISATA BANTUL : Retribusi Naik, Komisi B Tantang PDAM, Ini Hubungannya)

Selama ini, ia mengaku segmen Tirtadharma memang sebatas instansi pemerintah dan objek wisata saja. Sedangkan untuk masyarakat umum, persentasenya memang tidak lebih dari 40% dari total produksi per bulannya yang mencapai 200 buah, baik kemasan galon maupun botol.

Menurutnya, usulan Komisi B DPRD Bantul tersebut cukup bagus untuk mendongkrak pemasaran Tirtadharma. Oleh karena itulah, ia pun siap untuk menambah produksi jika memang usulan itu direalisasi nantinya. “Kami siap kalau memang dibutuhkan,” tegasnya.