INFRASTRUKTUR SLEMAN : Perbaikan Jembatan Denggung Telan Ratusan Juta

Longsor di sayap jembatan denggung semakin melebar dan belum dilakukan perbaikan. (Abdul Hamid Razak/JIBI - Harian Jogja)
24 November 2016 20:20 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Infrastruktur Sleman untuk Jembatan Denggung segera diperbaiki

Harianjogja.com, SLEMAN -- Perbaikan sisi Barat jembatan Denggung di wilayah Tridadi yang rusak karena longsor pada 10 November 2016 mulai diperbaiki. Perbaikan jembatan tersebut diperkirakan menelan dana Rp230 juta.

(Baca Juga : http://cms.solopos.com/?p=767879">INFO TERKINI : Sayap Jembatan Kali Denggung Ambrol, Jalan ke Komplek Kabupaten Sleman Ditutup)

Kasi Pembangunan dan Pemeliharaan Jembatan Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (DPUP) Kabupaten Sleman Suwarsono menjelaskan, perbaikan jembatan tersebut diperkirakan selesai pertengahan Desember mendatang. Akibat perbaikan jembatan tersebut, jalan alternatif tersebut ditutup untuk sementara waktu.

"Perbaikan menggunakan dana sisa anggaran antara DPUP dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)," katanya, Rabu (23/11/2016).

Selain talud, pihaknya juga memperbaiki bagian drainase bantaran sungai tersebut yang ikut rusak. Adapun BPBD Sleman membantu penyediaan material untuk menguatkan pondasi jembatan tersebut. Dia menyebut, anggaran perbaikan yang dikeluarkan DPUP sebesar Rp230 juta. Menurutnya, alokasi dana untuk perbaikan sejatinya tidak maksimal.Perlu Teknis Khusus

Kepala Seksi Drainase Bidang Cipta Karya DPUP Sleman, Zaini Anwar mengungkapkan perbaikan jembatan tersebut berbeda dengan perbaikan pada umumnya. Sebab, selain jembatan pada sisi bawah, perbaikan juga dilakukan pada saluran drainase.

"Perbaikan sendiri memerlukan teknis khusus. Terutama untuk memperbaiki saluran drainase yang terputus," tandasnya.

Terkait kerjasama perbaikan jembatan dengan BPBD Sleman, Zaini menjelaskan hal itu wajar dilakukan karena kerusakan jembatan tersebut akibat bencana. DPUP, lanjut dia, hanya  melakukan perawatan rutin saja.

"Untuk masalah perbaikan akibat bencana, sebenarnya kewenangan BPBD. Kami tidak memiliki alokasi dana bencana. Jadi dalam kesempatan ini turut melibatkan BPBD Sleman,” jelasnya.

Berbeda dengan DPUP, Kepala BPBD Sleman Kunto Riyadi menjelaskan, BPBD tidak menyediakan pos dana perbaikan untuk status siaga bencana. Dana kebencanaan tersebut, katanya, sesuai ketentuan Permendagri hanya bisa dicairkan ketika status darurat bencana saja. Adapun BPBD Sleman memiliki pos anggaran perbaikan kerusakan yang sifatnya ringan. Jumlah anggarannya sekitar Rp150 juta.

"Saat ini, status Sleman masih siaga bencana dan belum darurat bencana," katanya.

Dari pantauan Harianjogja.com, proses perbaikan jembatan Denggung menggunakan alat berat. Total jalan yang rusak mencapai panjang 20 meter, dengan lebar 7 meter dan kedalaman 10 meter. Kerusakan jembatan ini terjadi karena tergerus air bah sungai Denggung.