PERTANIAN GUNUNGKIDUL : Rentan Hama, Ini Persiapan Petani Sebelum Tanam Cabai

Petani asal Dusun Sumbermulyo, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Ngadiyono sedang menanam bibit cabai. Kamis (11/5/2017) (Irwan A. Syambudi/JIBI - Harian Jogja)
12 Mei 2017 09:22 WIB Irwan A Syambudi Gunungkidul Share :

Pertanian Gunungkidul, mengantisipasi tingginya permintaan, cabai mulai ditanam

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Permintaan cabai jelang lebaran yang kerap mengalami kenaikan membuat sejumlah petani meningkatkan produksi. Salah satunya adalah petani di Dusun Sumbermulyo, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari yang kini mulai menanam cabai untuk menghadapi tingginya permintaan jelang lebaran.

Baca Juga : http://m.harianjogja.com/2017/05/11/pertanian-gunungkidul-hadapi-lebaran-cabai-mulai-ditanam-816142">PERTANIAN GUNUNGKIDUL : Hadapi Lebaran, Cabai Mulai Ditanam

Petani cabai asal Dusun Sumbermulyo, Ngadiyono mengakui tanaman cabai sangat rentan terhadap hama. Sebelumnya tanaman cabai miliknya terserang hama keong dan jangkrik sehingga akhirnya kering dan kemudian mati. Akibatnya dia harus mencabut tamaman cabai miliknya.

Padahal tanaman yang sudah berusia sekitar dua bulan itu sudah siap penen.

“Sering dialiri air kemudian keongnya banyak yang naik menyerang tanaman, selain itu juga banyak jangkrik jadinya kering. Padahal sudah siap panen,” kata dia, Kamis (11/5/2017).

Lanjutnya lagi sebelum tanaman cabainya itu mati, dia sudah memetik sekitar tiga kali. Setiap kali petik rata-rata mendapatkan 15 kiloggram cabai. Harga jual kala itu juga menuruntnya masih bagus, per kilogram untuk cabai rawit merah sekitar Rp40.000 hingga Rp50.000.

“Ya semoga nanti pas lebaran sudah siap petik dan harganya juga tinggi,” kata Ngadiyono.

Sementara itu, salah seorang petani asal Sumbermulyo lainnya, Kartini mengatakan tingginya harga cabai membuat sebagian petani memilih untuk menanam cabai dari pada menanam padi atau kacang. Termasuk dia yang juga ikut menanam cabai.

“Kalau di sini [Dusun Sumbermulyo] memang banyak yang nanam cabai, sebagian malah ada yang sudah siap panen,” kata dia