PELUANG USAHA : Perusahaan Asal Sleman Produksi Sarung Tangan untuk Densus 88

Ilustrasi aksi aparat Densus 88/Antiteror (JIBI/Solopos/Antara - Dok.)
29 Mei 2017 10:17 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Peluang usaha berikut dijawab oleh perusahaan sarung tangan asal Sleman.

Harianjogja.com, SLEMAN -- Sarung tangan untuk Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri akan diproduksi dari perusahaan sarung tangan asal Sleman. Saat ini, kesepakatan kerjasama (MoU) hingga desain satung tangan tersebut masih diproses.

Hal tersebut diungkap Manager CSR PT. Spot Slove Indonesia (SGI) Waljito usai memberikan 3.000 pasang sarung tangan kepada relawan kebencanaan di wilayah DIY, Jumat (26/5/2017). Menurutnya, kerjasama tersebut berawal dari survei yang dilakukan Mabes Polri saat melihat-lihat sarung tangan khusus yang digunakan sejumlah pasukan antiteror saat berads di Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

"Saat itu, Mabes Polri membawa beberapa sampel. Ternyata salah satunya adalah produk SGI. Daripada jauh-jauh pesan di luar negeri, akhirnya ada kesepakatan untuk produksi di sini," ujarnya kepada wartawan di Plumbon, Sardonoharjo, Ngaglik.

Saat ini, lanjutnya, pihaknya tinggal menunggu MoU dan desain yang diinginkan oleh Mabes Polri untuk sarung tangan Densus 88 tersebut. Dengan kemampuan produksi (ekspor) 6 juta pasang per bulan, katanya, pihaknya siap memenuhi kebutuhan sarung tangan aparat kepolisian.
"Termasuk TNI. Setiap hari 6.000 pasang sarung tangan kami produksi. Setiap bulan kami produksi 10.000 sarung tangan untuk PMI," ujarnya.

Sebagai bagian dari CSR perusahaan, pihaknya juga memberikan sarung tangan kepada 3.000 relawan kebencanaan di wilayah DIY. Ke depan, para petugas kebersihan di pasar-pasar tradisional di Sleman juga akan diberikan bantuan yang sama. "Ini dilakukan karena saat menangani bencana, banyak relawan yang tidak menggunakan sarung tangan khusus. Begitu juga dengan petugas kebersihan di pasar-pasar," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komunitas Senaputra Sewon Bantul Agus Hartono mewakili puluhan relawan yang hadir dalam kegiatan tersebut mengaku terbantu dengan bantuan tersebut. Menurutnya, keberadaan relawan bencana selama ini dibutuhkan untuk menangani berbagai bencana di wilayah DIY. "Dengan adanya bantuan tersebut, para relawan akan sangat terbantu untuk memenuhi tugas-tugasnya," kata Agus