Wacana Pembatasan Operasional Pedagang Luar Disambut Baik

06 Februari 2018 13:20 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Pedagang luar di Pasar Demangan selama ini beroperasi seperti pedagang pasar

Harianjogja.com, JOGJA-Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Demangan, Umi Suharto menyambut baik dengan adanya upaya pembatasan jam operasional pedagang luar pasar. Ia mengatakan selama ini pedagang di luar mulai ramai sejak dini hari sampai pukul 10.00 WIB, sama dengan jam operasional pedagang di dalam pasar.

"Kalau sampai pukul 07.00 WIB tidak masalah, atau paling mentok pukul 08.00 WIB depan pasar harus sudah bersih," kata Umi, Senin (5/2/2018).

Dia mengaku tuntutannya tersebut hal yang wajar karena selama ini pedagang di dalam membayar sewa dan memiliki kartu bukti pedagang (KBP).

Sebelumnya, salah satu pedagang sayur di depan Pasar Demangan, Keriyanto mengaku sudah berjualan sejak 1986 silam. Ia bukan tidak mau pindah ke dalam pasar, namun karena kondisi di dalam pasar sudah penuh pedagang. Warga Kalasan, Sleman ini pun bertahan di emperan toko depan pasar.

http://m.harianjogja.com/?p=891890">Baca juga : Operasional Pedagang Luar di Pasar Demangan Akan Dibatasi

Keriyanto menyatakan siap jika suatu saat dipindah ke dalam pasar. "Kalau masih muat dari dulu saya sudah pindah ke dalam," kata dia, beberapa waktu lalu.

Sementara proses mediasi keluhan pedagang Pasar Demangan ini difasilitasi oleh Forum Pemantau Independen Pakta Integritas (Forpi) Kota Jogja, Rabu pekan lalu. Forpi sudah memanggil pejabat Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jogja, Camat Gondokusuman, serta Paguyuban Pedagang Pasar Demangan. Hasilnya memunculkan opsi pembatasan jam operasional pedagang luar pasar.

Rencananya akan ada pertemuan kembali untuk mematangkan opsi pembatasan jam operasional pedagang luar pasar. Anggota Forpi Kota Jogja, Baharuddin Kamba meminta jika opsi pembatasan jam operasional disepakati, maka perlu ada ketegasan dari Satuan Polisi Pamong Praja untuk mengawasi.