Pembayaran Non-Tunai di TPR Wisata Gunungkidul Molor, Ini Penyebabnya
Perluasan pembayaran non-tunai di lima TPR wisata Gunungkidul tertunda karena pengadaan mesin, CCTV, genset, dan jaringan internet.
Taman Batu Ngingrong di Desa Mulo, Kecamatan Wonosari hingga saat ini belum selesai pembangunannya
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Taman Batu Ngingrong di Desa Mulo, Kecamatan Wonosari hingga saat ini belum selesai pembangunannya. Lokasi pusat informasi geologi dan geopark ini masih membutuhkan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk berfungsi sesuai dengan rencana awal.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukomono mengatakan, secara fisik Taman Batu Ngingrong sudah berdiri. Namun dari sisi kelengkapan, lokasi tersebut masih membutuhkan fasilitas pendukung lainnya.
“Lokasi taman tidak hanya di taman batu yang telah dibuat, tapi menyeluruh hingga kawasan Lembah Ngingrong,” kata Hary menjawab pertanyaan Harianjogja.com, Senin (26/2/2018).
Menurut dia, jika mengacu pada DED awal, pembangunan Taman Batu Ngingrong membutuhkan biaya mencapai Rp23 miliar. Adapun pembangunan saat ini sudah menghabiskan anggaran sekitar Rp8 miliar, sehingga masih ada kekurangan Rp15 miliar.
Hary menjelaskan, kekurangan Rp15 miliar diperuntukan membangun fasilitas sebagai pelengkap mulai dari pagar pengaman yang mengelilingi Lembah Ngingrong. Selain itu, fasilitas umum seperti kamar kecil, penerangan kawasan obyek hingga kebutuhan kios untuk pedagang juga masih dibutuhkan.
“Memang dengan kondisi saat ini sudah bisa dimanfaatkan, tapi untuk akan lebih baik jika pembangunan dirampungkan sesuai dengan rencana awal,” kata mantan Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata ini.
Diungkapkan Hary, untuk batu yang akan dikoleksi juga masih kurang. Ini lantaran, dari 120 jenis batuan di kawasan karst Gunungsewu, baru ada 30an jenis yang sudah dikumpulkan.
“Jadi masih ada yang kurang dan kami harap segera bisa dilengkapi. Mudah-mudahan di akhir tahun ini juga dapat diluncurkan oleh gubernur dan bupati,” ungkapnya.
Ditambahkannya, untuk tahun ini pemkab tidak mengalokasikan anggaran untuk meneruskan pembangunan taman batu. Kendati demikian, sambung Hary, pemkab mendapatkan bantuan anggaran senilai Rp3 miliar dari Kementerian ESDM.
Rencananya, bantuan ini digunakan untuk membangun pusat informasi geopark Gunungsewu. “Meski pemkab tidak menganggarkan, bantuan ini juga sebagai upaya kelanjutan pembangunan Taman Batu Ngingrong,” tutur dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perluasan pembayaran non-tunai di lima TPR wisata Gunungkidul tertunda karena pengadaan mesin, CCTV, genset, dan jaringan internet.
Nusron Wahid diperiksa KPK selama lima jam terkait perkara ATR/BPN. KPK masih mendalami dugaan suap dan gratifikasi.
Kemkomdigi menyebut Rancangan Perpres Badan Pengawas Data Pribadi telah memasuki tahap final dan diajukan kepada Presiden.
KSPSI AGN memecat Listyo Sigit dari jabatan Ketua Dewan Penasihat hingga proses hukum kasus dugaan penyadapan berkekuatan hukum tetap.
Peternak penerima bantuan 600 ayam petelur di Bantul belum meraup untung. Harga pakan tinggi membuat biaya operasional ditutup uang pribadi.
Unisa Yogyakarta mengembangkan MySADARI, aplikasi gratis dengan empat fitur untuk membantu perempuan melakukan deteksi dini kanker payudara.