Siswa Sekolah Kalam Kudus Ramaikan Panggung PBTY, Wali Murid Ikut Bangga

03 Maret 2018 23:20 WIB Sunartono Jogja Share :

Sekolah Kristen Kalam Kudus Jogja menampilkan berbagai pentas seni di Panggung Utama Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY)

 
Harianjogja.com, JOGJA - Sekolah Kristen Kalam Kudus Jogja menampilkan berbagai pentas seni di Panggung Utama Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY), Kamis (1/3/2018).

Penampilan secara beruntun itu dilakukan berbagai perwakilan dari jenjang TK, SD hingga SMP Kalam Kudus. Ratusan pengunjung memadati panggung utama saat Sekolah Kalam Kudus mulai menampilkan berbagai pentas seni tersebut.

Tim Promosi Sekolah Kristen Kalam Kudus Jogja Elizabeth Pradipta menjelaskan, setiap pelaksanaan PBTY pihaknya mendapatkan undangan untuk turut meramaikan panggung dengan berbagai pentas seni dari para siswanya.

Adapun para siswa yang tampil sebagian besar merupakan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Sehingga saat akan menggelar pentas tidak harus berlatih dengan keras karena latihan sudah dilakukan secara rutin dalam sepekan di luar jam sekolah. Sekolahnya memiliki berbagai kegiatan di luar jam pembelajaran sesuai dengan bakat setiap siswa.

"Begitu ada jadwal tampil, langsung saja jadi tidak perlu berlatih lama karena sudah menjadi kebiasaan berlatih di ekskul rutin sesuai minat bakat siswa. Untuk acara PBTY ini setiap tahun Sekolah Kalam Kudus selalu mendapatkan undangan untuk mengisi panggung," terangnya di sela-sela acara PBTY, Kamis (1/3/2018) petang.

Ia menambahkan, respons orang tua siswa dengan kegiatan tersebut sangat positif. Meski sempat turun hujan pada Kamis (1/3/2018) sore namun siswa dan orang tua tidak ada yang absen, mereka datang untuk menonton langsung penampilan para siswa Kalma Kudus.

"Antusias sekali untuk orang tua, semua datang, mungkin karena ingin menyaksikan anak-anak tampil sehingga menyempatkan waktu untuk datang," ujarnya.

Dalam penampilan di PBTY kemarin setidaknya melibatkan sekitar 126 anak dengan 11 penampilan, terdiri atas TK dan SD masing-masing empat penampilan dan SMP tiga penampilan seni.

Antara lain, paduan suara, menyanyi solo mandarin, dance, puisi mandarin ensemble dan beberapa lainnya. "Kebetulan kami ada program tiga bahasa juga," ujar dia.