Akademisi dan MPR Soroti Penerapan Otonomi Daerah dan Pengelolaan SDA
MPR RI dan UII mengevaluasi implementasi UUD 1945, otonomi daerah, serta pengelolaan SDA untuk memperkuat kebijakan nasional.
Sekolah Kristen Kalam Kudus Jogja menampilkan berbagai pentas seni di Panggung Utama Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY)
Harianjogja.com, JOGJA - Sekolah Kristen Kalam Kudus Jogja menampilkan berbagai pentas seni di Panggung Utama Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY), Kamis (1/3/2018).
Penampilan secara beruntun itu dilakukan berbagai perwakilan dari jenjang TK, SD hingga SMP Kalam Kudus. Ratusan pengunjung memadati panggung utama saat Sekolah Kalam Kudus mulai menampilkan berbagai pentas seni tersebut.
Tim Promosi Sekolah Kristen Kalam Kudus Jogja Elizabeth Pradipta menjelaskan, setiap pelaksanaan PBTY pihaknya mendapatkan undangan untuk turut meramaikan panggung dengan berbagai pentas seni dari para siswanya.
Adapun para siswa yang tampil sebagian besar merupakan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Sehingga saat akan menggelar pentas tidak harus berlatih dengan keras karena latihan sudah dilakukan secara rutin dalam sepekan di luar jam sekolah. Sekolahnya memiliki berbagai kegiatan di luar jam pembelajaran sesuai dengan bakat setiap siswa.
"Begitu ada jadwal tampil, langsung saja jadi tidak perlu berlatih lama karena sudah menjadi kebiasaan berlatih di ekskul rutin sesuai minat bakat siswa. Untuk acara PBTY ini setiap tahun Sekolah Kalam Kudus selalu mendapatkan undangan untuk mengisi panggung," terangnya di sela-sela acara PBTY, Kamis (1/3/2018) petang.
Ia menambahkan, respons orang tua siswa dengan kegiatan tersebut sangat positif. Meski sempat turun hujan pada Kamis (1/3/2018) sore namun siswa dan orang tua tidak ada yang absen, mereka datang untuk menonton langsung penampilan para siswa Kalma Kudus.
"Antusias sekali untuk orang tua, semua datang, mungkin karena ingin menyaksikan anak-anak tampil sehingga menyempatkan waktu untuk datang," ujarnya.
Dalam penampilan di PBTY kemarin setidaknya melibatkan sekitar 126 anak dengan 11 penampilan, terdiri atas TK dan SD masing-masing empat penampilan dan SMP tiga penampilan seni.
Antara lain, paduan suara, menyanyi solo mandarin, dance, puisi mandarin ensemble dan beberapa lainnya. "Kebetulan kami ada program tiga bahasa juga," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MPR RI dan UII mengevaluasi implementasi UUD 1945, otonomi daerah, serta pengelolaan SDA untuk memperkuat kebijakan nasional.
Manchester United kembali tampil di Liga Champions 2026/2027 setelah absen dua musim. Namun status di Pot 2 membuat Setan Merah berpotensi menghadapi lawan-lawa
Hasil Seleksi Kompetensi PPPK Sekolah Rakyat 2026 resmi diumumkan Kemensos. Cek kelulusan melalui link s.kemensos.go.id/1i3n atau portal SSCASN BKN.
Vietnam memastikan diri sebagai juara Grup A Piala AFF 2026 setelah mengalahkan Kamboja 3-1. The Golden Stars finis dengan 10 poin dan melaju ke semifinal.
Tidur 12 jam saat akhir pekan tidak bisa menghapus utang tidur selama seminggu. Ahli menjelaskan dampak kurang tidur dan cara yang tepat menjaga kesehatan.
Nadin Amizah merilis single Moonlight yang ditulis sejak SMA. Lagu berbahasa Inggris ini menjadi pembuka album ketiga bertajuk Laika, Yang Ditinggalkan.