Advertisement
Pantas Jogja Panas, Kota Ini Kekurangan Ruang Terbuka Hijau

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA - Standar kebutuhan Ruang Tanah Hijau (RTH) di Kota Jogja seharusnya 30% dari keseluruhan ruang. Namun saat ini Ruang Terbuka Hijau di Kota Jogja baru mencapai sekitar 18%. Berbagai upaya terus dilakukan Pemkot Jogja untuk menambah RTH.
Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup Kota Jogja Indiah Widiningsih mengatakan 18% RTH di Kota Jogja, sebanyak 12% diantaranya merupakan tanah privat dan sisanya tanah milik publik. "Memang masih sedikit sekali RTH, upayanya saat ini dengan terus mendaftar tanah privat dan menilai mana tanah privat yang harus dibeli," kata Indiah, Senin (9/4/2018). Indiah mengatakan RTH di Kota Jogja saat ini mayoritas digunakan untuk taman interaktif dan ruang terbuka layak anak.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jogja, Suyana, mengatakan upaya pemenuhan target RTH terus dilakukan. Saat ini DLH merencanakan membangun RTH di tiga tempat. "Kami survey di Keraton, Pakualaman, dan ada satu lagi saya lupa, kami akan beli tanah di tiga kecamatan itu," kata Suyana saat dihubungi Harianjogja.com.
Suyana menambahkan DLH juga tengah memproses pengalihan status tanah di bantaran sungai milik Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) menuju RTH milik Pemkot Jogja. "Sekarang sedang proses SK Gubernur. Saya tidak hafal berapa hektare ya, pokoknya sedang proses," kata Suyana.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Pakar UGM Nilai Desentralisasi Total Pengelolaan Sampah Tidak Tepat
- Kegiatan Monoton dan Kurang Menarik Jadi Pengganjal Peningkatan Lama Tinggal Wisatawan di DIY
- Ingin Hasil ASPD Optimal, Dinas Pendidikan Gunungkidul Gelar Tryout
- Talut Ambrol di Jalur Clongop Gedangsari Diperbaiki dengan Anggaran Rp15 Miliar
- Kendaraan Keluar DIY Via Entry Tol Tamanmartani Meningkat, Sempat Dekati 1.000 Kendaraan Per Jam
Advertisement
Advertisement