Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Ilustrasi KTP elektronik/JIBI-Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Belum rekam data e-KTP, ribuan warga Gunungkidul terancam kehilangan hak pilihnya dalam pemilu 2019.
Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul pada bulan April, dari total 599.854 warga wajib e-KTP, sebanyak 584.998 di antaranya telah melakukan perekaman data. Sisanya, yakni 14.856 warga belum lakukan perekaman, sehingga terancam kehilangan hak pilihnya dalam pemilu 2019.
Sebagaimana diketahui syarat menjadi pemilih dalam Pemilu 2019 mendatang mewajibkan setiap orang telah memiliki e-KTP. Syarat tersebut berbeda dengan pemilu sebelumnya yang masih diperbolehkan menggunakan surat pengantar.
“Dulu memakai surat pengantar masih bisa, tetapi dalam pemilu 2019 nanti harus punya e-KTP,” ucap Kabid pelayanan pendaftaran penduduk Disdukcapil Gunungkidul, Arisandi Purba kepada Harianjogja.com, Senin (9/4/2018).
Arisandi mengatakan warga yang belum melakukan perekaman disebabkan beberapa faktor, salah satunya adalah kendala untuk mengurus langsung. Kendala itu lanjutnya dialami warga penyandang disabilitas dan lansia.
"Permasalahanya banyak ada yang memang mereka betul-betul tidak bisa melaksanakan perekaman mandiri, biasanya warga lansia dan penyandang disabiltas," ungkapnya.
Faktor lainnya lanjut Aris ialah kesadaran masyarakat yang masih rendah. Atas hal itu pihaknya berupaya lakukan jemput bola.
"Hal ini guna menjaring warga yang belum lakukan perekaman data, khususnya penyandang disabilitas dan lansia," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Kemenekraf dorong tata kelola AI untuk ekonomi kreatif, lindungi kreator, dan tingkatkan inovasi industri digital Indonesia.
Jadwal KRL Solo–Jogja 6 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, solusi transportasi cepat dan hemat.
HKTI menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tingkatkan gizi masyarakat, serap hasil petani, dan dorong ekonomi daerah.
Jadwal KRL Jogja-Solo 6 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, solusi transportasi cepat dan hemat.
BPOM pantau 263 ribu tautan kosmetik ilegal. Ribuan produk di-blacklist, mayoritas berasal dari luar negeri.