Anomali Cuaca Juga Bisa Picu Tanah Longsor

Ilustrasi cuaca. - Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah
28 April 2018 07:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Selain kerusakan rumah dan pohon yang bertumbangan, potensi bencana akibat anomali cuaca juga meliputi tanah longsor.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Edy Basuki mengatakan, dari pengamatan BPBD Gunungkidul, beberapa kecamatan yakni Pathuk, Gedangsari, Semin, Ponjong dan Ngawen rawan terjadi longsor. “Untuk kecamatan lainnya tetap memiliki potensi tapi tidak sebesar wilayah yang telah disebutkan tadi,” ujarnya kepada Harianjogja.com, Jumat (27/4/2018).

Edy menjelaskan lima kecamatan yang rawan tanah longsor itu dikarenakan lokasinya di perbukitan. hal itu menyebabkan wilayah tersebut jauh lebih rawan longsor dibanding wilayah lain.”Di sana memang rawan longsor, beberapa kali seperti di Pathuk itu longsor karena hujan,” jelasnya.  

Atas hal itu, lanjutnya, BPBD berupaya memaksimalkan koordinasi dengan seluruh elemen, baik antar petugas maupun masyarakat. "Kita komunikasikan ke forum Destana, perkuat komunikasi antara relawan untuk mewaspadai bencana karena akibat cuaca seperti ini," jelasnya

Sementara itu Camat Pathuk Haryo Ambar Suwardi mengatakan, wilayah Pathuk khususnya di bagian utara memang rawan longsor. Adapun titik longsor tersebut terdapat di desa Pengkok dan Legi.

“Sebenarnya merata hampir di seluruh pathuk, tapi memang dua wilayah ini yang paling rawan,” ujarnya.

Untuk itu lanjut Haryo pihaknya telah lakukan berbagai upaya yakni kerjasama dengan berbagai forum siaga bencana. Hal ini guna mengantisipasi adanya bencana, baik itu longsor maupun bencana lainnya. “Kami bekerja sama dengan berbagai forum siaga bencana, selain itu seluruh warga di seluruh desa di Pathuk juga telah dilatih untuk menghadapi jikalau ada bencana,” paparnya.