Siswa SLB Negeri Pembina Jogja Bagi-bagi Takjil kepada Warga
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian komite SLB Pembina untuk menanamkan nilai berbagi dan empati kepada anak-anak
Ilustrasi bayi./Okezone
Harianjogja.com, BANTUL-Warga di salah satu dusun di wilayah Kecamatan Pandak, Bantul, digemparkan dengan peristiwa hilangnya bayi dalam kandungan usia sembilan bulan. Warga setempat masih keheranan dengan peristiwa yang sulit dinalar tersebut.
Berdasarkan informasi yang beredar, wanita yang mengandung dan bayinya hilang tersebut berinisial W. Bayi yang hilang itu merupakan anak pertama W.
Sejak usia kandungan satu sampai delapan bulan, W dan suaminya rutin memeriksakan kandungannya. Bahkan saat usia kehamilan sembilan bulan, W sempat melakukan USG dan janinnya dinyatakan sehat. Sesuai hari perkiraan lahir (HPL), bayi W diperkirakan lahir pada 25 April 2018.
Namun, ditunggu sampai akhir April, bayi itu belum juga lahir. Hingga awal Mei lalu perut W kempes dan bayinya tidak ada dalam perutnya.
Kepala Pedukuhan tempat W tinggal, Supartono, saat ditemui dikediamannya mengonfirmasi kejadian tersebut. "Hasil USG-nya juga ada, ibunya [ibu dari W] juga bilang anaknya akan melahirkan 25 April," kata Supartono, Selasa (8/5/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian komite SLB Pembina untuk menanamkan nilai berbagi dan empati kepada anak-anak
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 23 Juni 2026 dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 per perjalanan.
Bangkok United resmi melepas Pratama Arhan usai kontrak berakhir. Bek Timnas Indonesia itu catat 15 laga di musim terakhirnya.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 23 Juni 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 per perjalanan.
Mas Marrel serap aspirasi warga Purwosari soal air dan wisata kopi di Menoreh. Infrastruktur dan irigasi jadi perhatian utama.
Pemerintah luncurkan SPHP kedelai subsidi Rp2.000/kg untuk perajin tahu tempe. Kuota awal 250.000 ton dengan anggaran Rp500 miliar.