Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Ilustrasi bayi./Okezone
Harianjogja.com, BANTUL-Warga di salah satu dusun di wilayah Kecamatan Pandak, Bantul, digemparkan dengan peristiwa hilangnya bayi dalam kandungan usia sembilan bulan. Warga setempat masih keheranan dengan peristiwa yang sulit dinalar tersebut.
Berdasarkan informasi yang beredar, wanita yang mengandung dan bayinya hilang tersebut berinisial W. Bayi yang hilang itu merupakan anak pertama W.
Sejak usia kandungan satu sampai delapan bulan, W dan suaminya rutin memeriksakan kandungannya. Bahkan saat usia kehamilan sembilan bulan, W sempat melakukan USG dan janinnya dinyatakan sehat. Sesuai hari perkiraan lahir (HPL), bayi W diperkirakan lahir pada 25 April 2018.
Namun, ditunggu sampai akhir April, bayi itu belum juga lahir. Hingga awal Mei lalu perut W kempes dan bayinya tidak ada dalam perutnya.
Kepala Pedukuhan tempat W tinggal, Supartono, saat ditemui dikediamannya mengonfirmasi kejadian tersebut. "Hasil USG-nya juga ada, ibunya [ibu dari W] juga bilang anaknya akan melahirkan 25 April," kata Supartono, Selasa (8/5/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Bek Persib Bandung Frans Putros masuk skuad sementara Irak untuk Piala Dunia 2026 dan berpeluang mencetak sejarah bagi Liga Indonesia.
Rumah di Panggungharjo Bantul terbakar dini hari diduga korsleting listrik, kerugian sekitar Rp20 juta
AAP rilis panduan baru: waktu istirahat sekolah wajib dilindungi sebagai kebutuhan dasar anak, bukan kemewahan. Simak manfaat medisnya di sini.
Satgas PPKS UPNVY selidiki dugaan kekerasan seksual yang viral di media sosial dengan komitmen perlindungan korban dan investigasi objektif.
Ibunda Fedi Nuril, Gusmawati Nuril binti Hasan Basri, meninggal dunia pada Selasa 19 Mei 2026. Unggahan duka banjir doa dari penggemar.