RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Pantai Samas, Bantul./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL- Rencana Pemerintah Kabupaten bantul menata kawasan pantai selatan menjadi lebih modern belum banyak diketahui warga. Bahkan pembangunan kota mirip Pattaya Thailand di kawasan Baros-Samas juga belum ada sosialisasi.
"Kami tidak tahu konsep pembangunan pantai akan seperti apa?," kata Ratmanto, salah satu warga Dusun Baros, Tirtohargo, Kretek, Bantul, Jumat (18/5/2018). Ia mengaku rencana penataan pantai hanya mengetahui dari media.
Ratmanto berharap rencana penataan pantai segera disosialisasikan kepada masyarakat supaya masyarakat tidak kaget ketika nantinya bakal banyak investor yang masuk dan mendirikan banyak usaha di wilayahnya. Saat ini, warga Baros khususnya sebagian besar kesehariannya dihabiskan di sawah, laut, dan pantai.
Kehidupan masyarakatnya juga masih tradisional. Mereka masih asing dengan tempat-tempat hiburan. Padahal hiburan ini menjadi salah satu ciri yang menghidupkan kota dan dapat menarik banyak investor. "Tapi kalau disosialisasikan, disampaikan kepada masyarakat jika tujuan penataan untuk kesejahteraan masyarakat mungkin masyarakat juga bersedia ditata," ujar Ratmanto.
Ia juga belum mengetahui apa saja yang akan di bangun di wilayahnya sebagai tuntutan pantai modern. Hanya, Ratmanto berharap pembangunan pantai tetap mempertahankan tradisi yang ada di kampung. Ia tidak ingin daerahnya disulap menjadi daerah yang bebas seperti di negara-negara barat.
Warga Baros sampai Samas, kata dia, masih mengedepankan nilai-nilai agama dan adat istiadat, termasuk dalam tata cara berpakaian.
Kepala Desa Titrohargo, Supriyatna juga mengaku belum ada informasi yang masuk terkait investor yang sudah tertarik berinvestasi di wilayahnya. Ia mengatakan pembangunan kota mirip Pattaya masih dalam tahap perencanaan sehingga belum bisa disosialisasikan kepada warga.
Ia meyakini ketika sudah ada konsep yang matang rencana penataan tersebut, masyarakatnya mendukung karena penataan tersebut juga untuk kepentingan masyarakat dalam menyambut adanya bandara baru di Kulonprogo. "Sekarang konsepnya kan masih disiapkan. Kami juga belum tahu detailnya," ujar Supriyatna.
Rencana pembangunan kota mirip Pattaya sedang dibuat masterplannya. Dalam penataan tersebut nantinya semua bangunan di kawasan sempadan pantai akan dihilangkan sehingga pemandangan wisatawan ke arah pantai menjadi luas. Penertiban bangunan sempadan pantai ini akan dilakukan di Paris 1 (Parangtritis-Depok) dan Parangtritis 2 (Depok ke barat hingga Samas).
Pemerintah Kabupaten Bantul mengklaim sudah ada 10 investor yang tertarik menanamkan modalnya di kota mirip Pattaya tersebu
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.