Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 2 Juli 2026, Tarif Rp12.000
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Kamis 2 Juli 2026 lengkap dengan jam keberangkatan, rute, dan tarif Rp12.000.
Ilustrasi jalan tol./JIBI-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, JOGJA - Sekda DIY Gatot Saptadi mengatakan Pemda DIY telah bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terkait penolakan tol Jogja-Bawen oleh DPRD Jateng.
Mengingat rencana pembangunan tol itu telah memasuki proses pelelangan, ia memastikan perencanaannya sudah final karena masuk dalam program strategis nasional.
Dengan dibangun melayang, lanjut Gatot, maka pembebasan lahan untuk kebutuhan tol Jogja-Bawen tidak terlalu banyak. Apalagi jika melayang di atas Selokan Mataram maka memungkinkan untuk tidak dilakukan pembebasan lahan.
"Saya yakin nanti sepakat semua, baru berjalan. Ruasnya kan Bawen-Jogja kalau separuhnya belum diputuskan kan belum bisa dimulai," ujarnya.
Tetapi Gatot menegaskan pembangunan tol Jogja-Bawen akan dimulai pada awal 2019. Namun pihaknya belum mengetahui titik pembangunan yang didahulukan antara ruas Bawen atau yang berada di DIY.
"Sudah final, wong setahu saya yang di Jawa Tengah itu revisi jalurnya sampai empat kali. Awalnya sempat akan melewati barat Borobudur," katanya.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyatakan kesepakatannya terkait rencana pembangunan jalan tol Jogja-Bawen yang akan melewati Borobudur. Bentuk pembangunan disarankan melayang agar tidak banyak memakan lahan.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mengatakan pihaknya tidak mempersoalkan adanya penolakan tol Jogja-Bawen oleh DPRD Jawa Tengah karena hal itu menjadi urusan internal provinsi tersebut. HB X mengakui sudah bertemu dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo namun tidak membahas secara spesifik.
"Tetapi saya tidak sempat membahas masalah itu karena itu urusan Jawa Tengah, tetapi pak Ganjar memberikan ruang [diskusi]," ungkapnya di Kepatihan, Jumat (19/10/2018).
Sultan menambahkan sejak awal, ia lebih sepakat jika tol Jogja-Bawen rutenya tidak secara langsung, melainkan melewati Secang - Borobudur baru kemudian masuk ke DIY, dalam hal ini Sleman. Mengingat rencana awal pembangunan tol ini akan melewati sebelah timur Sungai Krasak. Padahal jalur itu termasuk kawasan rawan bencana sehingga kemudian dipindahkan menjadi Bawen-Secang- Borobudur-Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Kamis 2 Juli 2026 lengkap dengan jam keberangkatan, rute, dan tarif Rp12.000.
India minta WhatsApp tunda fitur username karena khawatir dipakai penjahat siber. WhatsApp membela diri dengan perlindungan berlapis. Fitur ini masih opsional.
Beta Mom, gaya asuh santai yang viral di TikTok dan Wall Street Journal. Lawan helicopter parenting, fokus pada fleksibilitas dan kebahagiaan ibu-anak.
Animaccord membantah tuduhan bahwa Masha and the Bear menjadi alat propaganda Rusia. Studio menegaskan serial itu hanya mengusung nilai persahabatan dan imajina
Maroko lebih diunggulkan menghadapi Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 berkat pengalaman, organisasi permainan, dan performa konsisten.
Pelaku usaha pigura di Sleman tertekan akibat kenaikan harga kaca dan kayu hingga 40 persen. Di saat yang sama, penjualan dilaporkan turun hingga 50 persen.