Advertisement

Belia Mulai Dijajal di Jogja

Abdul Hamied Razak
Jum'at, 23 November 2018 - 23:20 WIB
Arief Junianto
Belia Mulai Dijajal di Jogja Becak kayuh alternatif bernama Belia tengah diujicoba, Jumat (23/11/2018). - Harian Jogja/Desi Suryanto

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Becak Listrik Android (Belia) mulai diujicobakan. Sejauh ini masih ada beberapa kekurangan sebelum produk tersebut ditawarkan ke publik, salah satunya adalah pada sistem pengereman.

Kabid Angkutan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) DIY Hari Agus Triyono mengatakan purwarupa becak yang sedang diujicobakan tersebut memiliki tenaga penggerak dari listrik dan ramah lingkungan. Keberadaan becak yang menggunakan penggerak listrik (aki/baterai) harus tetap bisa dikayuh. "Namanya tetap becak tapi ada inovasi. Ada kekurangan itu yang dicatat kemudian diperbaiki. Ini masih prototipe, belum diproduksi massal," katanya di sela uji coba di Gedontengen, Jogja, Jumat (23/11/2018).

Dia berharap becak Jogja punya ciri khas. Bukan berbentuk becak motor (betor), tetapi mempertahankan pedal kayuh. Bentuk dan ukuran diatur dan mengusung ciri khas Jogja, meskipun sudah dimodifikasi.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Terkait Belia tersebut, kata Agus, masih harus disesuaikan dengan aturan yang berlaku. Modifikasi yang dilakukan harus memperhatikan unsur keamanan agar para penumpang lebih nyaman. "Faktor kelayakan, keamanan dan lainnya harus sesuai. Becak ini [Belia] misalnya, ada masukan peleknya terlalu kecil, butuh dua rem lagi di depan agar lebih aman. Yang sekarang kan hanya ada satu rem di [roda] belakang," katanya.
Sekadar diketahui, dua unit Belia yang diujicobakan tersebut memiliki dua harga berbeda, antara Rp17 juta hingga Rp20 juta. Harga tersebut masih terbilang mahal untuk sebuah becak. Namun Konseptor Belia Rudi Winarso mengatakan jika becak listrik tersebut disesuaikan dengan perkembangan teknologi terkini. "Kami tetap mempertahankan estetika sebagai becak kayuh," katanya.

Belia merupakan inovasi becak tradisional kayuh khas Jogja yang dilengkapi piranti untuk bisa mengakses informasi berupa destinasi, akomodasi, belanja, kuliner dan agenda pariwisata melalui peralatan smartphone yang terinstal aplikasi Android Jogja Istimewa.

Becak ini dilengkapi dengan GPS dan tambahan peralatan tata suara dolby stereo. Dari sisi keamanan, Belia dilengkapi lampu, klakson serta rem cakram yang terpasang di roda belakang. Kecepatan Belia bisa mencapai 40 kilometer per jam.

Sebagai motor penggerak, Belia dilengkapi dengan dinamo listrik Brushless Direct Current (BLDC) 350W, baterei 48Volt/20Ah, sebagai tenaga alternatif/alat bantu gerak. "Baterai berdaya 350 watt ditempatkan di bawah jok penumpang. Tenaga mekanik dari kayuhan kaki pengemudi becak bisa digantikan tenaga listrik untuk menggerakkan becak," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Jelajah Kuliner: Cerita Presiden Sampai Legenda Komedian di Tahu Pojok Magelang

News
| Jum'at, 07 Oktober 2022, 06:27 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement