JK Minta Pemuda Muhammadiyah Gunakan Hak Suara

Wakil Presiden Republik Indonesia Muhammad Jusuf Kalla saat menyampaikan pidato dalam pembukaan Muktamar ke-17 Pemuda Muhammadiyah di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (26/11/2018). - Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati
26 November 2018 12:17 WIB Bernadheta Dian Saraswati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Wakil Presiden Republik Indonesia Muhammad Jusuf Kalla mengajak seluruh Pemuda Muhammadiyah untuk menggunakan hak suaranya dalam pesta demokrasi tahun depan.

"Kita bisa beda di TPS [tempat pemungutan suara] tapi kita bersama dalam memajukan bangsa," kata Kalla saat menyampaikan pidato pembukaan Muktamar ke-17 Pemuda Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (26/11/2018).

Menurutnya demokrasi adalah cara memilih pemimpin yang baik. Ia menyoroti, kendati Ketua Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak lebih condong ke nomor dua alias ke pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, tidak berarti semua Pemuda Muhammadiyah mengikuti pilihannya.

Wakil Presiden Republik Indonesia Muhammad Jusuf Kalla saat menyampaikan pidato dalam pembukaan Muktamar ke-17 Pemuda Muhammadiyah di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (26/11/2018)./Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati

"Dahnil di pihak nomor dua tidak berarti semua pemuda Muhammadiyah ikut. Kendati saat ini Dahnil sama-sama duduk di depan dengan pimpinan pusat Muhammadiyah, untuk berpolitik bisa beda," sambung Kalla.

Menurutnya demokrasi bukan masalah angka dan hitungan saja tetapi untuk mencapai kemajuan bangsa. Kalla berharap semoga dengan suasana politik saat ini, bangsa Indonesia tetap bersatu dan jangan menjadikan masalah politik untuk memecah belah bangsa.

Wakil Presiden Republik Indonesia Muhammad Jusuf Kalla saat menyampaikan pidato dalam pembukaan Muktamar ke-17 Pemuda Muhammadiyah di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (26/11/2018)./Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati

Kalla menegaskan hak suara dalam demokrasi harus dimanfaatkan. "Untuk generasi muda, gunakan hak itu karena itu cara untuk memajukan bangsa," tegas dia.

Wakil Presiden Republik Indonesia Muhammad Jusuf Kalla saat menyampaikan pidato dalam pembukaan Muktamar ke-17 Pemuda Muhammadiyah di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (26/11/2018)./Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati