Jelang Misa Natal, Jibom Gegana Polda DIY Sisir Gereja

Tim Gegana mensterilkan Gereja Katholik Santo Antonius Kotabaru, Senin (24/12/2018). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
24 Desember 2018 16:20 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Jelang perayaan Natal, sejumlah gereja di Jogja disterilkan oleh Tim Subden Jibom Gegana Sat Brimob Polda DIY.

Komandan Subden Jibom Gegana Sat Brimob Polda DIY AKP Suripto menjelaskan Tim Gegana tidak hanya memeriksa dan mensterilkan gereja di Jogja tetapi juga di wilayah Bantul. "Ada dua tim berjumlah 16 personel yang diterjunkan Gegana. Kekuatan 16 personel tiap tim berjumlah delapan personel," ujar Suripto disela-sela kegiatan pensterilan Gereja Katholik Santo Antonius, Kotabaru, Jogja, Senin (24/12/2018).

Di wilayah Kota Jogja, lanjut Suripto, ada delapan gereja yang disterilisas, di antaranya Gereja Kristen Jawa Gondokusuman; Gereja Santo Albertus Agung, Jetis; Gereja Katolik Kumetiran; dan Gereja Katholik Santo Antonius, Kotabaru.

Tim Gegana menurunkan seluruh peralatan deteksi, mulai metal detector, endoscope seeker hingga mine detector. Termasuk pula alat pendeteksi radio yang digunakan oleh anggota di halaman gereja.

Dari hasil pemeriksaan, kata dia, tidak ditemukan benda-benda mencurigakan. Atas dasar itulah Suripto memastikan gereja-gereja di Kota Jogja dinyatakan aman dari ancaman teror.

"Kami menyatakan gereja di wilayah kota bersih, klir, kami nyatakan aman dan bisa digunakan untuk ibadah perayaan Natal tahun ini," ujarnya.

Selain mensterilkan sejumlah gereja, Tim Gegana Polda DIY diakui Suripto juga disiagakan untuk mengamankan Misa Natal, Selasa (25/12/2018). Mereka juga akan berpatroli di seluruh gereja. Dia menghimbau agar jemaah tidak membawa tas punggung, ataupun ransel yang besar, apalagi berjaket. Jika ada yang membawa petugas akan melaksanakan pemeriksaan secara spesifik.

"Untuk [pemeriksaan barang] pengunjung, kami serahkan kepada padal, perwira pengendali. Pengamanan akan melibatkan jajaran Polsek maupun dari koramil bekerjasama dengan panitia internal gereja," ujar dia.