Fasilitas di Mal Pelayanan Publik Kurang Memadai

Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, meninjau salah satu layanan milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulonprogo di sela-sela peresmian Mal Pelayanan Publik yang berlokasi di Jalan KH Ahmad Dahlan, Dipan, Kecamatan Wates, Jumat (28/12 - 2018).Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
02 Januari 2019 15:15 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGOKetua Komisi I DPRD Kulonprogo, Ajrudin, menyoroti fasilitas di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kulonprogo yang kurang memadai. Dewan bakal mengawasi perkembangan mal tersebut agar optimal dalam melayani masyarakat.

"Dalam konteks operasional kami bakal melihat perkembangan apa yang perlu dievaluasi, saat ini dengan adanya kerumunan warga yang banyak menyebabkan ruangan menjadi panas. Sudah kami sampaikan dengan pimpinan organisasi perangkat daerah [OPD] dan dibutuhkan perencanaan yang matang sejak awal," kata Ajrudin, Rabu (2/12/2018).

MPP, menurut Ajrudin, merupakan solusi terbaik bagi institusi untuk memberi pelayanan publik lebih baik. Dia berharap MPP mampu mengoptimalkan pelayanan masyarakat yang selama ini masih kurang.

Kepala DPMPT Kulonprogo, Agung Kurniawan, mengakui sarana prasarana MPP masih kurang. Dikhawatirkan saat banyak warga datang bersamaan, mal tersebut tidak mampu menampung. Diproyeksikan MPP hanya mampu menampung 500 pengunjung per hari.

Selain sarana dan prasarana fisik, kebutuhan untuk teknologi informasi khususnya bandwidth Internet perlu ditingkatkan. Hal ini mengingat fungsi MPP merupakan tempat pendampingan bagi masyarakat yang masih bingung untuk mengajukan perizinan online lewat OSS.

Atas persoalan itu DPMPT terus mengembangkan mal agar lebih nyaman. "Karena ini masih baru kami akan melihat kebutuhan apa yang diperlukan masyarakat. Pelayanan harus ditingkatkan termasuk sosialisasi," ucap Agung.

Agung mengatakan masyarakat perlu tahu MPP telah memiliki sejumlah fasilitas pendukung, di antaranya playground, babycare dan ruang laktasi yang merupakan layanan dasar. Layanan khusus untuk pengunjung difabel, misalnya aksesibilitas jalur juga sudah tersedia.

Agung mengatakan ke depan MPP yang berlokasi di Jalan KH Ahmad Dahlan, Dipan, Kecamatan Wates akan dipindah ke sisi selatan di sekitar Stadion Cangkring. Pemindahan ini untuk mengakomodasi kunjungan masyarakat yang lebih banyak sekaligus mendekatkan dengan kawasan Bandara New Yogyakarta Internasional Airport.

"Kami sudah menyusun detail engginering design [DED] MPP. Nantinya di gedung baru bakal kami kembangkan ruang investasi daerah, showroom UMKM dan pertemuan untuk investasi daerah. Di halaman dibangun food court serta lapangan parkir," kata Agung.