Layanan Adminduk Makin Mudah, Gunungkidul Genjot Tertib Administrasi
Gunungkidul mendorong tertib adminduk melalui layanan online, jemput bola, penghargaan Pelanduk, dan perhatian bagi kelompok rentan.
Ilustrasi kemiskinan./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajad Ruswandono mengatakan, program penanggulangan kemiskinan di Gunungkidul merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di setiap tahun.
Namun demikian, sambung dia, untuk tahun ini total alokasi anggaran lebih rinci dikarenakan ada akumulasi anggaran sehingga ada kepastian anggaran yang disediakan.
“Kalau tahun-tahun sebelumnya fokus di masing-masing OPD. Tapi sesuai dengan instruksi dari provinsi harus ada angka secara keseluruhan yang disediakan pemkab, jadi program yang ada dikumpulkan menjadi satu sehingga jumlah alokasi anggaran yang dimiliki dapat diketahui pasti,” katanya, Kamis (3/1/2019).
Sebelumnya diberitakan, Angka kemiskinan di Gunungkidul turun 1,5% di 2018. Capaian ini melebihi target penurunan yang dipatok 1% di setiap tahunnya.
Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengatakan, berdasarkan data dari BPS diketahui angka kemiskinan di Gunungkidul terus menurun. Hasil pendataan di 2018, warga miskin mencapai 17,12%. Jumlah ini menurun 1,5% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang capainya di angka 18,65%.
Immawan menjelaskan, penurunan angka kemiskinan di Gunungkidul dipengaruhi beberapa faktor. Untuk 2018, kata dia, di sektor kepariwisataan masih memberikan andil yang besar.
Namun, yang tak kalah penting juga terdongkrak dengan hasil panen pertanian yang baik. Sedang dari intensitas panen juga bertambah sehingga berpengaruh terhadap tingkat pendapatan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul mendorong tertib adminduk melalui layanan online, jemput bola, penghargaan Pelanduk, dan perhatian bagi kelompok rentan.
Barang berbahaya terbakar di NPCT1 Tanjung Priok. Api padam dalam 59 menit, tidak ada korban dan penyebab masih diinvestigasi.
Pembangunan TPR Tepus Gunungkidul mulai berjalan dengan kontrak Rp728,1 juta. Sementara TPR JJLS masih menggunakan bangunan lama.
Kortastipidkor Polri menggeledah kantor dan rujab Bupati Gowa terkait dugaan pemerasan, pungli, gratifikasi PBG 2025-2026 dan TPPU.
Status Gunung Anak Krakatau turun dari Siaga ke Waspada setelah aktivitas menurun. Radius 2 km dari pusat aktivitas masih terlarang.
BMKG memprediksi musim hujan 2026/2027 datang lebih lambat di 529 ZOM akibat El Nino sangat kuat yang bertahan hingga awal 2027.