Sekda Gunungkidul: Penanggulangan Kemiskinan Agenda Tiap Tahun

Ilustrasi kemiskinan. - JIBI
04 Januari 2019 09:37 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajad Ruswandono mengatakan, program penanggulangan kemiskinan di Gunungkidul merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di setiap tahun.

Namun demikian, sambung dia, untuk tahun ini total alokasi anggaran lebih rinci dikarenakan ada akumulasi anggaran sehingga ada kepastian anggaran yang disediakan.

“Kalau tahun-tahun sebelumnya fokus di masing-masing OPD. Tapi sesuai dengan instruksi dari provinsi harus ada angka secara keseluruhan yang disediakan pemkab, jadi program yang ada dikumpulkan menjadi satu sehingga jumlah alokasi anggaran yang dimiliki dapat diketahui pasti,” katanya, Kamis (3/1/2019).

Sebelumnya diberitakan, Angka kemiskinan di Gunungkidul turun 1,5% di 2018. Capaian ini melebihi target penurunan yang dipatok 1% di setiap tahunnya.

Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengatakan, berdasarkan data dari BPS diketahui angka kemiskinan di Gunungkidul terus menurun. Hasil pendataan di 2018, warga miskin mencapai 17,12%. Jumlah ini menurun 1,5% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang capainya di angka 18,65%.

Immawan menjelaskan, penurunan angka kemiskinan di Gunungkidul dipengaruhi beberapa faktor. Untuk 2018, kata dia, di sektor kepariwisataan masih memberikan andil yang besar.

Namun, yang tak kalah penting juga terdongkrak dengan hasil panen pertanian yang baik. Sedang dari intensitas panen juga bertambah sehingga berpengaruh terhadap tingkat pendapatan masyarakat.