APBD DIY 2027 Disiapkan Rp4,93 Triliun, Fokus pada Tiga Hal Ini
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Ilustrasi pembangunan jalan/Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, JOGJA- Pembangunan jalur kelok 18 di perbatasan Bantul dan Gunungkidul dipastikan dibangun pada 2020. Hanya saja proses persiapan tetap dilakukan mulai tahun ini.
Kepala Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) DIY Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Joko Satrio mengatakan proyek pembangunan jalan kelok 18 sejatinya menjadi salah satu program strategis nasional (PSN) yang rencananya dilaksanakan tahun ini. Hanya saja, karena di wilayah DIY juga ada PSN lain yang sedang dikerjakan, maka pelaksanaannya diundur pada 2020 mendangkan.
"Proyek pembangunan kelok 18 masih menjadi prioritas. Hanya saja ada PSN lainnya yang mendesak untuk diselesaikan," katanya saat dihubungi Harianjogja.com, Senin (14/1/2019).
Dia menyebutkan PSN yang saat ini sedang dibangun dan harus diselesaikan seperti bandara NYIA, pembangunan underpass di Kulonprogo untuk mendukung keberadaan bandara NYIA, penyelesaian JJLS hingga pembangunan underpass Kentungan. Belum lagi proyek-proyek pengerjaan jalan lainnya di sisi Selatan Jogja yang menghubungkan Bantul dan Gunungkidul. "Jadi alokasi dananya ke sana dulu. Tetapi proses persiapan pembangunan proyek jalan kelok 18 tetap kami jalankan, mulai desian hingga kelengkapan lainnya," ujar Joko.
Selain pematangan desain yang dilakukan tahun ini, pihaknya juga menyelesaikan konsep rencana penanggungulangan bencana (RPB) dan proses persiapan lainnya akan diselesaikan tahun ini.
Proyek kelok 18 tersebut, lanjut Joko, diperkirakan proyek multiyears atau tahun jamak tersebut menelan biaya Rp280 miliar. Adapun waktu pengerjaan jalan kelok 18 ditargetkan selesai dalam waktu 20 bulan. "Jadi hampir dua tahun dikerjakan. Karena tahun ini terlalu ramai [banyak proyek PSN] kami ajukan pengerjaannya tahun depan," katanya.
Dia optimistis, desain jalan kelok 18 yang disiapkan tidak akan berubah alias disetujui oleh Pusat. Dari desain yang diajukan, kata Joko, jalan kelok 18 hanya memiliki tiga jembatan penghubung. Ketika juga tersebut masing-masing berada di kilometer satu, kilometer 3,2 dan kilometer 3,7. "Untuk desain sebenarnya sudah final. Saat ini tinggal penghitungan biaya, semua proses itu selesai pertengahan tahun ini," katanya.
Asisten Program Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah DIY Yuli Nur Wahyu mengatakan jika dana proyek sudah masuk dalam daftar DIPA tahun ini. Hanya saja, kepastian pelaksanaannya masih menunggu keputusan dari pusat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Penyimpanan Google Photos hampir penuh? Simak 5 cara mengosongkan storage Google tanpa harus berlangganan Google One, mulai dari kompres foto hingga membersihka
Jadwal bola malam ini: Ararat-Armenia vs Shamrock Rovers (23.00 WIB) & Sturm Graz vs Hearts (01.30 WIB) di kualifikasi Liga Champions. Live streaming Vidio.
Telkomsel menggelar Gladian Panji Relawan pada 9–11 Juli 2026 di Bandungan, Kabupaten Semarang.
Pemkab Sleman menunda pembangunan gedung baru Perpusda pada 2027. Anggaran diprioritaskan untuk pembangunan RSUD Sleman yang dinilai lebih mendesak.
FIFA resmi membuka investigasi atas kericuhan yang melibatkan pemain dan staf Argentina usai final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Sejumlah nama terancam sank