BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Pekerja merakit kotak suara berbahan dupleks di gedung bekas Pengadilan Agama (PA) Wonosari, Rabu (13/2/2019). /Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.co, WATES --Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kulonprogo sudah memverifikasi kemungkinan adanya Warga Negara Asing (WNA) yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kulonprogo.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kulonprogo, Ria Herlinawati mengatakan pihaknya tidak menemukan adanya WNA yang terdaftar sebagai DPT di Kulonprogo. "Sampai saat ini tidak ada WNA yang masuk pada DPT di Kulonprogo," katanya pada Jumat (8/3/2019).
Ia mengatakan pihaknya melakukan verifikasi dengan menyandingkan data WNA di Kulonprogo dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dengan data DPT dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo.
"Setelah kami sandingkan itu clear, tidak ada WNA yang masuk DPT. Kemudian kami coba petakan pemilih DPT yang berpotensi WNA misal yang tempat lahir asing dengan nama asing, nama-nama tersebut kami lakukan verifikasi faktual di lapangan dan clear semua sudah WNI," jelas Ria.
Ia mengatakan lebih lanjut lagi, apabila memang ditemukan ada WNA yang masuk jadi DPT maka pihaknya akan rekomendasikan temuannya ke KPU agar ditindaklanjuti.
Sebelumnya, Bawaslu DIY menemukan ada 10 WNA di DIY yang masuk sebagai DPT yaitu di Kabupaten Sleman, Kota Jogja, dan Bantul. Setelah adanya temuan itu, pihak Bawaslu Kulonprogo langsung melakukan penyisiran kemungkinan adanya WNA yang masuk DPT di Kulonprogo. Namun yang ditemukan oleh Bawaslu Kulonprogo hanyalah warga asing yang sudah menjadi WNI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Konsep halal tidak cukup dipahami sebatas label pada kemasan produk. Kehalalan harus dibangun dari niat dan kesadaran pelaku usaha.
Taeyang BIGBANG merilis album Quintessence setelah 9 tahun, berisi 10 lagu dan kolaborasi global lintas musisi.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)