630 Personel TNI-Polri Dikerahkan Amankan Pemilihan Lurah Serentak di Gunungkidul
Sebanyak 630 personel TNI-Polri dan 321 Linmas disiapkan untuk mengamankan Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul.
Pentas seni ketoprak dengan lakon Kamandaka Tanding diperagakan oleh anggota Sanggar Bungga Tanjung dalam kegiatan pentas seni budaya di Dusun Pringombo A, Desa Pringombo, Kecamatan Rongkop, Rabu (13/3/2019)./Istimewa-dokumen Komunitas Sanggar Bunga Tanjung
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Pemerintah Desa (Pemdes) Pringombo bekerja sama dengan Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY menyelenggarakan pentas seni ketoprak di Dusun Pringombo A, Desa Pringombo, Kecamatan Rongkop, Rabu (13/3/2019) malam. Pentas seni ini digelar sebagai bentuk komitmen untuk melestarikan seni tradisi yang dimiliki nenek moyang.
Ketua Sanggar Bunga Tanjung, Sularno, mengatakan di desanya terdapat sanggar untuk berlatih seni ketoprak. Dia prihatin dengan kondisi seni ketoprak yang mulai jarang dipentaskan. Untuk mempertahankan eksistensi kesenian ini Desa Pringombo mengajukan kerja sama ke Dinpar DIY. “Kami bersyukur kerja sama disetujui sehingga malam ini [kemarin] bisa diselenggarakan pentas seni ketoprak,” kata Sularno kepada Harian Jogja, Rabu.
Dia menjelaskan pentas seni ini bukan hanya sebagai hiburan dan tontonan. Cerita yang dipentaskan diharapkan menjadi tuntutan dalam kehidupan masyarakat. “Kami memilih lakon Kamandaka Tanding,” katanya.
Sularno berharap pentas seni ketoprak bisa terus lestari. Salah satu upaya agar seni ketoprak tidak hilang dengan terus menggelar kegiatan seni budaya secara rutin dan berkelanjutan. Dia menyakini, dengan pementasan yang rutin, masyarakat khususnya generasi muda dapat mengetahui seni tradisi yang berlangsung secara turun temurun.
Kepala Seksi Pengembangan Objek dan Daya Tarik Wisata Dinpar DIY, Titik Fatmadewi, mengatakan Pemda DIY konsisten mendukung upaya pengembangan potensi wisata di wilayah DIY. Menurut dia, pengembangan wisata tidak melulu berkaitan dengan objek, tetapi dapat dilakukan dengan pementasan seni dan budaya. Oleh karena itu, fokus dalam pengembangan tidak hanya mengacu pada destinasi yang berupa potensi alam. Ada sektor lain yang dapat digarap sehingga dapat memberikan alternatif pilihan kepada pengunjung. “Pemerintah DIY mencanangkan target menjadi tujuan wisata terkemuka di Asia Tenggara. Jadi, untuk destinasi tidak hanya bergantung pada objek, tetapi juga mengembangkan pentas seni budaya di masyarakat,” katanya. Menurut Titik, pentas ketoprak di Pringombo patut diapresiasi karena selain sebagai tontontan juga sebagai sarana melestarikan seni tradisi yang dimiliki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 630 personel TNI-Polri dan 321 Linmas disiapkan untuk mengamankan Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul.
Razia gabungan di Rutan Kelas I Surakarta menemukan korek api, besi hingga penjepit kertas. Narkoba dan handphone tidak ditemukan.
BMKG mendeteksi sebaran debu vulkanik Gunung Dukono, Ibu, dan Semeru. Gunung Ibu kembali erupsi pada Sabtu pagi.
Harga BBM 19 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal bulan. Cek harga Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell terbaru.
Prabowo akan menggelar ratas membahas pendidikan negeri gratis dari SD hingga universitas serta sumber pembiayaannya.
Sahroni meminta Polri dan Komdigi menggandeng TikTok serta Meta memblokir akun yang digunakan untuk provokasi tawuran.