Tawarkan Wisata Pengalaman, Ini yang Dilakukan Pemkot Jogja..

Pelancong menikmati suasana kawasan pedestrian Malioboro, Yogyakarta yang lengang seperti terlihat pada Senin (29/05/2017). - Harian Jogja/Desi Suryanto
15 Maret 2019 12:37 WIB Uli Febriarni Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jogja menawarkan pengalaman dan melibatkan anak muda, dalam menggaet wisatawan usia milenial.

Kepala Bidang Atraksi Wisata dan Ekonomi Kreatif Dispar Kota Jogja, Edi Sugiharto memastikan, ketika wisatawan milenial berkunjung ke Jogja, mereka sudah tahu tentang Malioboro, Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan Tugu Pal Putih. Sehingga menurutnya, Kota Jogja perlu menawarkan hal baru kepada mereka. Misalnya, kampung wisata.

Edi menjelaskan, pada 2019 hingga 2020, Dispar masih akan fokus pada pengembangan kampung wisata dan atraksi malam hari. Di kampung wisata, kaum milenial bisa mendapatkan pengalaman yang sebelumnya belum pernah mereka dapatkan. Di Kampung Wisata Tahunan misalnya, mereka bisa melihat bahkan mencoba membuat jumputan.

Lewat pengalaman baru itu, harapannya bisa meningkatkan lama tinggal wisatawan. Apalagi wisata pengalaman, termasuk juga live in saat ini sedang menjadi tren. "Wisatawan itu kan sudah tahu, kalau mereka ke Malioboro seperti apa, Tugu seperti apa Kraton seperti apa," kata dia, Kamis (14/3/2019).

Selain menawarkan wisata pengalaman, Dispar menggelar banyak acara yang melibatkan anak muda, baik yang berasal dari kelompok tertentu hingga beragam komunitas, salah satunya lewat car free day. Harapannya, pelibatan anak muda dalam pariwisata bisa membantu mengatrol jumlah kunjungan wisata.

Demikian juga di kampung wisata, anak muda sebagai generasi milenial juga dilibatkan dalam pengelolaan kampung wisata dan beragam kegiatan di wilayah setempat. Hal itu supaya pengunjung merasakan, kampung wisata bukan untuk orang tua saja.