Garuda Alami Over Run, Pilot Ambil Tindakan yang Diperlukan

Pesawat Garuda Indonesia - Ist/Garuda Indonesia
16 Maret 2019 12:17 WIB Kusnul Isti Qomah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 258 rute penerbangan Jakarta-Jogja mengalami over run saat mendarat di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Jumat (15/3/2019). Pesawat tersebut berjenis Boeing 737 NG.

M.Ikhsan Rosan selaku Vice President (VP) Corporate Secretary Garuda Indonesia mengungkapkan peristiwa over run tersebut terjadi karena kondisi landasan yang licin dan ketika pesawat mendarat kondisi hujan deras. Menurutnya, pesawat bisa mendarat seperti biasanya, hanya saja melewati garis batas tetapi masih di area aspal.

"Pesawat berhasil mendarat dan berhenti lima meter sebelum ujung runway. Tetapi, memang sudah melewati garis kuning. Jadi tetap saja disebut over run. Cuma, bukannya keluar runway, tetapi lima meter sebelum ujung runway," ujar dia kepada Harian Jogja melalui sambungan telepon, Sabtu (16/3/2019).

Menurut Ikhsan, saat kejadian pesawat Garuda tengah membawa 160 penumpang yang terdiri dari 11 penumpang kelas bisnis dan 149 penumpang kelas ekonomi. Tidak ada kerusakan pada runway, lampu, ataupun pada pesawat akibat kejadian itu. Para penumpang pun tidak ada yang terluka.

"Pesawat kalau setelah mendarat biasanya langsung belok ke taxiway. Karena kondisi hujan dan landasan licin, pesawat jadi tidak bisa langsung belok karena taxiway sudah terlewat. Semalam juga pesawat langsung ditarik ke apron untuk menurunkan penumpang," kata dia.

Menurutnya dalam kondisi tersebut, pilot mengambil tindakan yang diperlukan. Pilot telah mendapatkan pendidikan dan disiapkan dengan simulasi yang menuntut mereka bisa mengatasi banyak hal ketika take off dan landing. "Yang dilakukan pilot kemarin sudah cukup baik demi keselamatan penumpang," ujar dia.

Setelah kejadian ini, Garuda Indonesia langsung berkoordinasi dengan pihak regulator. Pesawat pun diperiksa kondisinya.