Advertisement
Bandara Internasional Yogyakarta Sudah Kantongi Sertifikat, Pesawat Besar Akan Mendarat pada 26 April
Landasan Bandara Internasional Yogyakarta - Ist/PT Angkasa Pura I
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Bandara Internasional Yogyakarta telah mengantongi sertifikat bandar udara dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Selanjutnya, pesawat besar milik Garuda Indonesia akan diuji untuk terbang menuju bandara baru di Kulonprogo ini pada 26 April 2019.
Juru Bicara Proyek Pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta Agus Pandu Purnama mengatakan sertifikat bandar udara dari Kemenhub terbit 15 April. Sertifikat bandar udara menjadi syarat Bandara Internasional Yogyakarta mengoperasikan penerbangan, termasuk proses imigrasi.
Advertisement
“Imigrasi akan mengawasi orang yang keluar dan masuk melalui Bandara Internasional Yogyakarta. Apalagi, ini penerbangan internasional,” kata dia, Minggu (26/4/2019).
Hingga kini, progres pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta untuk pengoperasian penerbangan internasional minimum sudah mencapai 98%.
“Kekurangan dua persen ini, termasuk kalibrasi bagaimana alat navigasinya dan sistem komunikasinya.”
PT Angkasa Pura (AP) I akan melakukan uji coba dengan pesawat besar milik Garuda pada 26 April. Pada 26 April ini, perseroan juga akan mengujikan seluruh komponen yang akan diopersikan.
Uji coba akan membawa 175 penumpang melalui kereta api dan bus DAMRI, baik dari Jogja, Magelang, Kebumen. Dari uji coba tersebut, bisa diketahui waktu yang dibutuhkan penumbang menuju Bandara Internasional Yogyakarta.
“Rencananya, penerbangan pertama di Bandara Internasional Yogyakarta pada 09.30 WIB, sehingga tiga jam sebelum penerbangan harus sampai bandara ini. Ini diujikan, termasuk pesawat datang dan penggunaan garbarata, penumpang masuk. Kemudian pada 29 April, Insya Allah, kalau Tuhan mengizinkan akan dilakukan peresmian pengoperasian penerbangan internasional,” kata dia.
PT AP I sudah melakukan uji coba teknis penerbangan dengan pesawat kalibrasi pada Sabtu 20 April 2019 petang dengan menggunakan pesawat jenis Cesna milik Kementerian Perhubungan.
“Uji coba teknis pernerbangan dengan pesawat kalibrasi berjalan sukses, baik saat mendarat maupun saat terbang,” kata Agus.
Uji coba pesawat kalibrasi adalah untuk mengecek arah navigasi, sistem komunikasi dengan pihak ATC, titik koordinat pendaratan dan penerbangan dari Bandara Internasional Yogyakarta. Uji coba juga untuk mengecek prosedur pendekatan standart pendaratan dan penerbangan. Rata-rata akan diholdingkan ke arah pantai, karena sebelah barat ada pegunungan.
“Bandara Internasional Yogyakarta siap untuk dioperasikan,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- 14.597 PBI JK APBN di Kulonprogo Dinonaktifkan, Jalur APBD Jadi Solusi
- Padat Karya Sleman 2026 Anggarkan Rp19,1 Miliar, Serap 5.024 Pekerja
- Mobil Listrik Perdana Karya Siswa SMKN 2 Wonosari Tampil di Smakadano
- Rencana Trans Jogja ke Wonosari Terkendala Anggaran dan Regulasi
- Anggaran Jalan dan Jembatan Bantul 2026 Disesuaikan, Ini Penyebabnya
Advertisement
Advertisement



