250 Orang Ikuti Puncak Roadshow Minat Baca

Ilustrasi orang tua membacakan buku dongeng kepada anak-anak usia dini. - Ist/Hmpaudi DIY
29 April 2019 21:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 250 orang yang terdiri dari unsur kedinasan di lingkungan Pemkab Sleman, perpustakaan sekolah, perpustakaan desa dan komunitas, pelajar, mahasiswa, organisasi profesi, organisasi masyarakat, pegiat literasi, budayawan dan sejarawan mengikuti kegiatan Roadshow Minat dan Budaya Baca di The Westlake Resto, Senin (29/4/2019).

Agenda yang diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman tersebut digelar dalam rangka menyosialisasikan pengembangan dan pemberdayaan perpustakaan dan gerakan gemar membaca di Bumi Sembada. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman, Ayu Laksmi Dewi Tri Astika Putri, mengatakan selain sosialisasi dan pemberdayaan perpustakaan, roadshow tersebut juga bertujuan memperluas wawasan serta pengetahuan masyarakat.

“Tujuan penyelenggaraan ini adalah dalam rangka mendukung pengembangan perpustakaan juga untuk memperluas wawasan serta pengetahuan membaca dan merupakan puncak penyelenggaraan Roadshow Minat Baca di Sleman tahun ini. Sebelumnya sudah kami lakukan di tiga kecamatan dan tiga desa yaitu Desa Condongcatur [Depok], Desa Margokaton [Seyegan] dan Desa Balecatur [Gamping],” kata Ayu.

Dia mengatakan di Kabupaten Sleman, menurut hasil kajian yang dilakukan dinasnya, angka minat baca usia produktif, yakni 15-60 tahun di Sleman adalah 0,51 %. Itu artinya masih perlu kerja keras untuk bisa terus meningkatkan minat dan budaya baca di Sleman. “Mudah mudahan kegiatan ini menyemangati kita untuk bisa melakukan hal yang paling sederhana melakukan membaca dari unit paling kecil yaitu keluarga,” ujarnya.

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun mengatakan kegiatan yang mengusung tema Mewujudkan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat tersebut merupakan salah satu upaya Pemkab Sleman dalam menyeimbangkan antara minat baca dengan kemajuan teknologi yang ada saat ini. “Karena itu, perpustakaan kini berkembang untuk memudahkan penggunanya dengan meluncurkan perpustakaan Sleman yang dapat diakses melalui ponsel sehingga pengguna bisa mendapatkan berbagai e-book dengan mudah, cepat dan tentu saja terjangkau,” ucap dia.