Seorang Mahasiswa UTY Tewas Tenggelam di Pantai Gunungkidul, Satu Lainnya Belum Ditemukan

Ilustrasi Pantai Gunungkidul - Istimewa/SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul
03 Mei 2019 14:27 WIB Rahmat Jiwandono Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Seorang mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) bernama Erik Nurfauzi, 19, warga Dusun Singo Pranan RT 02/RW 01, Desa Belor, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah tewas tenggelam di Pantai Sanglen, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari. Dia ditemukan meninggal dunia dalam keadaan mengapung sekitar pukul 06.00 WIB.

Koordinator SAR Linmas Wilayah II Baron, Marjono, mengatakan sebelumnya ada rombongan mahasiswa yang bermalam dengan tenda di Pantai Sanglen sejak Kamis (2/5/2019) kemarin. Menurut Marjono, karena Pantai Sanglen termasuk pantai baru jadi hanya diawasi oleh tukang parkir.

"Sebelumnya juga sudah diperingatkan oleh tukang parkir dengan peluit supaya jangan bermain air di area rip current," ujar Marjono, Jumat (3/5/2019).

Lebih lanjut dijelaskan Marjono, dia datang dengan dua orang temannya yaitu Rizqi Khoirun Nasir, 20, asal Jepara, Jawa Tengah yang berhasil diselamatkan oleh tim SAR. Namun demikian, satu orang temannya masih belum ditemukan sejak pagi tadi yang bernama Gusti Muhammad Firdaus, 19, asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

"Semuanya mahasiswa UTY," imbuh dia.

Korban yang berhasil diselamatkan oleh tim SAR bersama warga untuk mengevakuasi korban. Saat ini ia dibawa ke puskemas terdekat karena mengalami sesak nafas, sedangkan korban meninggal dunia ada di RSUD Wonosari.

Hingga kini tim SAR Linmas Wilayah II Baron menerjunkan 40 personil dibantu tujuh personil Basarnas guna mencari korban yang terseret arus ke tengah laut. Selain itu pencarian juga dilakukan dengan kapal jungkung dan jetsky.