YIA Sudah Dilengkapi Tourist Information Center

Fasilitas Tourist Information Center yang telah tersedia di YIA, Kulonprogo, Jumat (3/5/2019). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara.
06 Mei 2019 11:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, WATES--Sejumlah fasilitas penunjang yang ada di terminal Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) mulai tersedia. Salah satuya, Tourist Information Center atau pusat informasi turis.

Keberadaan pusat informasi turis di YIA bertujuan untuk memudahkan wisatawan pengguna layanan penerbangan yang ingin mencari informasi soal wisata di wilayah Jogja Solo dan Semarang (Joglosemar).  Dengan layanan ini, wisatawan bisa memilih destinasi wisata mana yang hendak dikunjungi.

Adapun lokasi fasilitas ini berada di sebelah barat pintu keluar terminal YIA. Pengunjung akan dilayani oleh enam petugas, yang terdiri dari pihak tour dan travel, pengelola Taman Wisata Candi (TWC) serta duta bandara.

Di sela-sela proses pelayanan, para wisatawan bisa melihat pelbagai ornamen menarik yang menunjukkan sejumlah potret destinasi wisata terkenal di Jogja dan Jateng, seperti Candi Borobudur, Candi Ratu Boko dan Candi Prambanan.

Ornamen-ornamen tersebut tertempel rapi di dinding ruangan. Adapula sebuah mobil semi jeep warna oranye yang dijadikan pajangan untuk mempercantik tempat tersebut.

Salah satu petugas layanan informasi dari PT Bhumi Visatanda (BHIVA), Sinta Hafinur mengaku mulai bertugas di pusat informasi turis YIA sejak awal Mei kemarin. "Udah dua hari kemarin, tapi kalau saya kerjanya nanti sementara, jadi tidak cuman di sini," kata Sinta, Jumat (3/5/2019).

Keberadaan fasilitas ini sejalan dengan harapan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X Sultan yang ingin keberadaan YIA turut memberi efek signifikan terutama soal pariwisata di kawasan Joglosemar dan tidak ingin wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta lewat YIA hanya menyambangi destinasi populer seperti Borobudur semata.

"Kami sudah ada kesepakatan dengan pusat, intinya pengembangan kawasan tidak hanya Borobudur tapi juga Joglosemar sebagai kekuatan baru pengembangan pariwisata," ujarnya saat meninjau progres YIA akhir April lalu.

Untuk merealisasikan hal itu, Pemda DIY telah memetakan akses jalan dari dan menuju YIA yang melintasi kawasan Joglosemar. Rencana pembangunan jalan tol dari Jakarta, Bandung, Kroya sampai Yogyakarta juga mulai digodok. "Ada juga pengembangan jalan di wilayah Klaten, Boyolali. Nanti wisatanwan bisa mampir ke Selo [Boyolali] untuk menikmati lereng Merapi dan Merbabu, dengan begitu saya yakin perkembangan investasi [wilayah Joglosemar] akan cepat," ucapnya.