Bulan Puasa, PNS Sleman Diminta Dahulukan Pekerjaan Berat di Pagi Hari

Ombudsman RI (ORI) Perwakilan DIY, Budi Masruri (kiri) saat melakukan inspeksi mendadak di Kantor Kecamatan Depok, Sleman, (21/6/2018). - Harian Jogja/Irwan A. Syambudi
07 Mei 2019 13:37 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Bupati Sleman Sri Purnomo mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah kabupaten Sleman agar tidak malas-malasan saat bekerja di bulan Ramadan

"Saat bicara etos kerja, yang namanya orang sedang berpuasa itu justru etos kerjanya harusnya meningkat,” kata Sri Purnomo, Senin (6/5/2019).

Menurutnya, dengan mendahulukan pekerjaan yang berat di pagi hari, bisa membuat kinerja para ASN lebih maksimal.

“Jadi ketika pagi hari semua pekerjaan yang menguras tenaga dan pikiran dikerjakan terlebih dahulu. Karena saat di pagi hari energi saat sahur masih penuh. Sehingga pekerjaan jadi efektif dan maksimal," kata dia.

Selain itu, ia mengatakan, para ASN juga bisa memanfaatkan jeda istirahat salat untuk menghimpun kembali tenaga agar saat bekerja bisa kembali bugar dan maksimal.

“Artinya tidak ada alasan saat puasa itu malas malasan, kerjanya di tunda tunda dan target tidak tercapai, justru di bulan puasa target harus tercapai lebih awal,” ucap dia.

Disinggung mengenai sanksi bagi ASN yang bermalas-malasan, ia mengatakan hal tersebut berada di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP).

“Artinya saat mereka bisa mengatur waktu dengan baik mereka tidak akan terganggu irama kerjanya. Intinya mengefektifkan waktu,” kata dia.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sleman Eko Suhargono mengatakan pada ramadan ini pihaknya tetap melayani pelayanan pada Senin hingga Kamis hingga pukul 14.30 WIB dan Jumat hingga pukul 13.30 WIB.

“Namun kalau untuk call centre Dinsos Sleman itu tetap 24 jam,” ujar dia.