Kotak Infak di Masjid Agung Bantul Raib Digondol Maling

Ilustrasi. - Hengky Irawan
09 Mei 2019 17:37 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak dua orang pria terekam circuit closed television (CCTV) atau kamera pengintai saat mencuri kotak infak di halaman Masjid Agung Bantul. Saat ini kedua orang tersebut masih dalam pengejaran polisi.

Ruchan, salah seorang marbut Masjid Agung Bantul mengatakan peristiwa pencurian itu terjadi pada Selasa (7/5/2019) malam, sekitar pukul 23.30 WIB. Kedua pencuri itu datang menggunakan sepeda motor matik warna merah dan parkir dekat pos penjagaan masjid. "Satu orang masuk toilet depan, satu lagi mengamati keadaan," kata dia saat ditemui di Masjid Agung Bantul, Kamis (9/5/2019).

Setelah keluar toilet, kedua pelaku sempat mengamati lagi sekitar pos keamanan, lalu salah satunya mengambil kotak infak yang ada di depan pos penjagaan. Ruchan mengatakan dalam kotak infak tersebut ada uang infak jemaah yang jumlahnya mencapai sekitar Rp11,5 juta.

Nilai itu yang tercatat saat jemaah menginfakkan dananya selama sebelum puasa dan setelah masuk puasa. Dia mencatat setiap uang masuk sebagai arsip, kemudian memasukkan uang tersebut dalam kotak infak yang dicuri. Jumlah itu belum termasuk infak harian jemaah yang datang memasukkan uang di kotak infak tersebut. "Yang sudah pasti uangnya ada Rp11, 5 juta," ujar Ruchan.

Lebih lanjut Ruchan mengatakan saat kejadian memang kondisi sekitar masjid sepi. Hanya ada dua petugas keamanan, namun saat bersamaan memang petugas keamanan sedang keluar sebentar dan seorang keamanan lainnya sedang di dalam pos.

Diketahui pada Selasa malam jemaah Masjid Agung Bantul juga menjadi lokasi buka bersama Bupati Bantul beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Bantul. Jemaah salat Maghrib dan tarawih lebih banyak dari biasanya.

Kapolsek Bantul, Komisaris Polisi Munawwar Syam membenarkan adanya pencurian uang infak di Masjid Agung Manunggal Bantul. Polisi diakui dia sudah menggelar olah tempat kejadian perkara dan memeriksa CCTV di halaman masjid. "Pelaku ada dua orang sedang kami kejar, " kata Munawwar.