Advertisement
Penerima PKH Dituntut Mandiri
Ilustrasi kemiskinan. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tidak serta merta mendapatkan bantuan keuangan saja tetapi juga diberikan berbagai pelatihan agar bisa mandiri dan keluar dari status Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Koordinator PKH Kulonprogo Totok Hariyanta menuturkan setiap bulannya Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kulonprogo rutin memberikan pelatihan kepada KPM yang menerima PKH.
Advertisement
Pertemuan Peningkatan Kapasitas Keluarga (P2K2) yang rutin dilakukan tiap bulannya itu diisi dengan pelatihan dan pendampingan pada tiap kelompok di satu wilayah. “Ada berbagai materi dalam pelatihan itu. Ada soal pengelolaan keuangan, pola asuh sampai wirausaha,” ungkapnya, Rabu (8/5/2019).
Tiap kelompok dalam satu dusun itu ada satu pendamping dengan total di Kulonprogo ada 107 pendamping. Hal tersebut dilakukan agar KPM bisa produktif. Tidak hanya menerima pemberian bantuan melalui PKH saja tetapi bisa menunjang kebutuhan secara mandiri.
DP3A mendorong agar PKH bisa memanfaatkan bantuan PKH tiap bulannya dengan tepat sasaran. “Diberikan anjuran untuk menabung, prioritaskan bantuan itu pada pendidikan, kesehatan, setelah tercukupi diarahkan untuk berwirausaha,” ujar Totok.
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial DP3A Kulonprogo Abdul Kahar memaparkan di Kulonprogo secara perlahan warga yang masuk KPM sudah keluar dan tidak lagi menerima bantuan PKH dari pemerintah.
Di awal tahun ini, sudah ada 858 orang yang keluar dari KPM. “Tahun ini sudah diberikan PKH di Februari untuk tahap pertama. Pengucuran bantuan diberikan empat tahap,” paparnya. Beberapa komponen yang menerima PKH di satu KPM antara lain lanjut usia, anak sekolah, ibu hamil dan difabel.Di tahap pertama pemberian PKH, total ada 32.893 KPM yang menerima PKH.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Imbas Konflik Timur Tengah, Philippine Airlines Terpaksa Setop 5 Rute
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Dispar Kulonprogo Catat Lonjakan Wisatawan, Congot Ungguli Glagah
- Arus Balik Usai Puncak, Gerbang Tol Purwomartani Masih Padat
- Pemkab Bantul Belum Terapkan WFH, Nilai Belum Efektif Hemat Energi
- Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini, Tarif Rp8.000
- Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur 26 Maret 2026, Tarif Rp8.000
Advertisement
Advertisement







