Bulan Puasa, Seorang Kakek di Gunungkidul Malah Gantung Diri

Ilustrasi mayat - Ist/Okezone
10 Mei 2019 12:47 WIB Rahmat Jiwandono Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-- Seorang pria lanjut usia bernama Sugiyanto, 79, warga Padukuhan Blekonang II, Desa Tepus, Kecamatan Tepus nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri saat bulan puasa. Ia gantung diri di dapur rumahnya pada Kamis (9/5/2019) sore.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, pada Senin (6/5/2019) lalu dia sempat pergi ke rumah saudaranya yang ada di Kecamatan Nglipar. Sesampainya di rumah, korban sempat berbincang dengan istrinya yaitu Tubi, 90.

Kapolsek Tepus, AKP Mustaqim, mengatakan pada Kamis pagi mereka sempat berbicara, kemudian istri korban pergi ke ladang. Setelah istrinya pulang ke rumah ia mencarinya di sekitar rumah namun sang suami sama sekali tidak menjawab.

"Baru sekitar pukul 15.00 WIB suaminya melakukan gantung diri," ucap Mustaqim, Jumat (10/5/2019) .

Setelah itu, warga mulai datang ke rumahnya dan segera melaporkan ke polsek Tepus. Menerima laporan tersebut, jajarannya segera datang ke lokasi guna melakukan olah TKP.

"Tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan tetapi korban memang punya riwayat penyakit asma yang tak kunjung sembuh," pungkas dia.

Sekedar diketahui, jumlah orang yang bunuh diri di Kabupaten Gunungkidul pada 2019 ada 14 orang.