Dua Mantan Kades di Gunungkidul Ini Terpilih Jadi Anggota DPRD

Ilustrasi DPRD
14 Mei 2019 21:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO– Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul mencatat ada empat kepala desa yang mundur untuk maju sebagai caleg di Pemilu 2019. Namun dari keempat calon ini, hanya dua orang yang berhasil maju sebagai wakil rakyat untuk periode 2019-2024.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa, DP3AKBPMD Gunungkidul M Farkhan mengatakan, pada saat pencalegan Pemilu 2019, ada empat kades yang mundur karena ingin maju sebagai wakil rakyat. Keempat calon ini meliputi Kades Pundungsari, Semin Eckwan Mulyana; Kades Nglegi, Patuk, Aripin; Kades Giripanggung, Tepus Heri Purwanto dan Kades Nglipar, Nglipar Heni Kusdiyanto.

Menurut dia, tidak semua calon yang mantan kades berhasil menjadi anggota dewan. Pasalnya, dari keempat calon hanya mantan Kades Pundungsari dan Giripanggung yang berhasil maju sebagai wakil rakyat. “Dua orang yang berhasil jadi. Sedang dua lainnya gagal,” kata Farkhan, Selasa (14/5/2019).

Dia menjelaskan, meski sudah ada hasil resmi dari rekapitulasi KPU, namun untuk kepastian masih menunggu ketetapan calon terpilih dari KPU Gunungkidul. “Kita tunggu saja. Yang jelas, informasi yang beredar ada dua kades yang mundur dan berhasil melenggang ke kursi DPRD,” katanya.

Berdasarkan hasil rekapitulasi di KPU Gunungkidul, Eckwan Mulyana yang maju dari Partai Gerindra di Dapil 3 yang meliputi Kecamatan Semin, Karangmojo dan Ponjong. Sementara Heru Purwanto menjadi caleg dari Partai Nasdem di Dapil 4 yang meliputi Kecamatan Semanu, Girisubo, Rongkop dan Tepus.

Kedua orang diperkirakan maju sebagai anggota DPRD dengan mengalahkan calon petahana dari masing-masing partai. Eckwan berhasil memperoleh 4.297 suara dan mengalahkan Sunardi yang saat ini menduduki kursi DPRD Gunungkidul. Sementara itu, Heru yang meraih 2.969 suara berhasil mengalahkan Muh Riyanto yang sekarang duduk di kursi DPRD.